Dewan Usulkan Tambah Tiga SMP Negeri, Sekretaris Kota Malang: Perlu Kajian

Wasto yang ditemui di Balai Kota Malang mengatakan, jangan sampai proses pembangunan berangkat dari sebuah asumsi.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
SURYA/BENNI INDO
Sekretaris Kota Malang, Wasto, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Menanggapi rekomendasi DPRD Kota Malang untuk menambah tiga SMP negeri di Kota Malang, Sekretaris Kota Malang, Wasto, mengatakan perlu adanya kajian terlebih dahulu.

Wasto yang ditemui di Balai Kota Malang mengatakan, jangan sampai proses pembangunan berangkat dari sebuah asumsi.

“Untuk mengambil sebuah putusan itu tentu memerlukan sebuah kajian banyak aspek. Salah satunya terkait dengan ketersediaan lahan,” kata Wasto, Kamis (27/6/2019).

Kata Wasto, tambahan sekolah tergantung kajian dan juga kebijakan pimpinan.

Kemudian dari kajian itu akan muncul pembahasan bersama antara dewan dengan Pemkot Malang.

Sidak Sejumlah TPS, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Ingin Lakukan Revitalisasi

“Kajian itu akan menentukan keputusan bersama antara DPRD Kota Malang dengan Pemkot Malang,” paparnya.

Diterangkan Wasto, lahan-lahan aset Pemkot Malang yang selama ini ada telah diploting untuk RTH, karena untuk memenuhi 20 persen sesuai peraturan.

Bahkan itu pun Pemkot Malang masih belum bisa memenuhi.

“Bahkan RTH kami masih minim. Untuk memenuhi itu biayanya tinggi juga,” terangnya.

Sejalan dengan usulan dewan, Wasto juga mengatakan kalau lembaga pendidikan baru nanti tidak harus membangun tempat baru.

Meskipun begitu, Wasto menegaskan harus tetap melalui sebuah kajian.

Arema FC Vs PS Tira Persikabo, Singo Edan Tak Cukup Hanya Andalkan Permainan Teknik Tinggi

“Artinya kajian itu tidak harus membangun, tapi merestrukturisasi fungsi gedung yang selama ini ada. Tetap harus ada kajian,” tegasnya.

“Harus ada dokumennya. Misal anak sekolah SD di kawasan itu sudah tidak ada, ke depannya juga tidak dibutuhkan, sehingga sikap ini didasarkan pada pertimbangan yang sudah matang. Jangan sampai di tahun berikutnya, ternyata perlu SD. Harus ada analisis yang mampu menjawab sikap kita,” terangnya.

Meskipun DPRD Kota Malang, melalui Komisi D mengatakan telah menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Malang terkait usul penambahan tiga SMP negeri pada 10 Juni 2019, namun Wasto mengatakan belum mendapatkan laporan tentang hasil hearing itu.

“Sepertinya kok belum, nanti saya cek,” paparnya.

Gagal Amankan Poin di Sirkuit Catalunya, Valentino Rossi Bidik Hasil Maksimal di MotoGP Belanda 2019

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved