Gugatan Prabowo-Sandiaga Ditolak Mahkamah Konstitusi, TKD Jatim: Tak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Gugatan Prabowo-Sandiaga Ditolak Mahkamah Konstitusi, TKD Jatim: Tak Ada Lagi Cebong dan Kampret, Mari Dukung Pembangunan Indonesia.

Gugatan Prabowo-Sandiaga Ditolak Mahkamah Konstitusi, TKD Jatim: Tak Ada Lagi Cebong dan Kampret
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua TKD Jatim Machfud Arifin saat ditemui usai Doa Bersama Lintas Agama di Kantor TKD Jatim 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejalan dengan pidato Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Machfud Arifin berharap sudah tidak ada lagi kubu 01 atau 02 serta sebutan kampret atau cebong.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menanggapi ditolaknya seluruh gugatan yang diajukan Capres-cawapres Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi (MK).

TKD Jatim Siap Adu Fakta Dengan BPN Terkait Suara Pilpres di Jatim : Hadirkan Saksi Jawab Tudingan

Prabowo-Sandiaga Ajukan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Ketua TKD Jatim Beri Tanggapan

Gelar Buka Bareng TKD dan BPN, Polisi Pastikan Kabupaten Malang Bebas dari Isu People Power

“Mari kita kawal Pak Jokowi dan KH Maruf Amin memimpin Indonesia sehingga negeri ini makin baik. Sudahi fitnah, sudahi hoax, fokus ke depan kita dukung pembangunan Indonesia,” kata Machfud, Jumat (28/6/2019).

Mantan Kapolda Jatim tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Jatim yang telah ikut berpartisipasi mensukseskan Pemilu 2019, baik itu yang memilih Jokowi-Maruf Amin ataupun yang memilih Prabowo-Sandiaga.

Tak hanya itu, Machfud juga menyampaikan terima kasih kepada ulama dan tokoh lintas agama yang membantu menjaga kondusivitas di Jatim.

Mulai dari tokoh agama, komponen pendukung, partai politik, relawan, serta berbagai komunitas, yang selama ini bekerjasama memenangkan  Jokowi - Maruf Amin.

"Kemenangan ini tentu bukan akhir perjuangan, justru awalan untuk bekerja keras ke depan dalam mendukung semua program pro-rakyat yang dikerjakan Pak Jokowi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Machfud juga memohon maaf pada masyarakat jika dalam rangkaian kampanye Pilpres 2019 lalu terutama di Jatim ada kesalahan hingga aktivitas yang mengganggu masyarakat.

Entah itu kemacetan ataupun hal lain yang membuat masyarakat kurang nyaman.

Sekadar diketahui, di Jatim, Jokowi unggul sekitar 7,7 juta suara dibanding Prabowo. Jokowi meraup 16.231.668 suara atau 65,7%, sedangkan Prabowo mendapat 8.441.247 suara 34,3%.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved