Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Bupati Trenggalek M Nur Arifin Garap Skripsi, Intip Judul yang Diteliti Buat Raih Gelar Sarjananya

Bupati Trenggalek M Nur Arifin tengah mengerjakan skripsi Implementasi Program Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak).

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek M Nur Arifin tengah menggarap skripsi 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek M Nur Arifin tengah mengerjakan skripsinya.

Bupati termuda yang saat ini menjabat itu tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Dr Soetomo Surabaya.

Di sela kesibukan sebagai pimpinan daerah, ia menyempatkan diri menyiapkan bab 1 skripsi untuk meraih gelar sarjana.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu memulai bimbingan skripsi bersama dosennya, Selasa (2/6/2019).

Kasus Wabah Hepatitis A, Mas Ipin Imbau Warga Trenggalek Tak Berkegiatan ke Pacitan Sementara Waktu

Judul skripsi yang diangkat, yakni "Implementasi Program Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak) Sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Trenggalek".

"Kalau ada yang bertanya, apa kaitannya judul dan prodi manajemen, jawabannya adalah manajemen perubahan," kata Mas Ipin, Kamis (4/6/2019).

Program Gertak yang dimaksud dalam judul skripsi itu tak lain adalah salah satu inovasi yang dibentuknya ketika masih menjabat sebagai wakil bupati Trenggalek.

Bupati Trenggalek Tanam Bambu di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sebut Ini Namanya Pohon Mas Ipin

"Gertak lahir berawal ketika saya mendengar sambutan Gus Ipul (mantan Wakil Gubernur Jatim) di Kantor PW Ansor lama. Beliau bercerita tentang waspada bahaya terorisme lewat gerakan peduli tetangga," kisah Mas Ipin.

Dari sana, Mas Ipin teringat kisah masa kecilnya. Ia bercerita, kedua orang tuanya harus hijrah ke Surabaya karena sulitnya bekerja di Trenggalek.

Mereka ingin memperbaiki nasib agar tak terperosok dalam kemiskinan.

Mas Ipin Buka Kembali Sonjo Pendopo, Warga Trenggalek Bisa Beri Ide & Keluh Kesah Langsung ke Bupati

"Saya ingat kemiskinan di Trenggalek masih di atas rata-rata nasional dan provinsi. Akhirnya saya terpikir untuk membuat Gerakan Tengok Bawah Kemiskinan (Gertak)," kata Mas Ipin.

Setelah berkonsultasi kepada Bupati sebelumnya, Emil Elestianto Dardak, Mas Ipin mantab mengampanyekan Gertak.

Awal pelaksanaannya secara gotong-royong. Kantor Dinas Wakil Bupati diubah jadi pokso sekaligus sekretariat.

"Vendor dan beberapa barang ada yang dibayar uang sendiri dan komputer serta server seingat saya masih pinjam," kisah Mas Ipin.

Bupati Mas Ipin Ajak Warga Asal Trenggalek yang Mudik Jadi Duta Wisata

Akhirnya, pokso itu diresmikan oleh Khofifah Indar Parawansa ketika menjabat sebagai Menteri Sosial.

Hasil dari program Gertak, kata Mas Ipin, hampir 1.000 laporan telah ditindaklanjuti.

Kepada para mahasiswa yang juga tengah mengerjakan skripsi, ia mengajak untuk bersemangat.

Rutinitas harian yang banyak memakan waktu bukan halangan untuk menyelesaikan tugas wajib untuk lulus itu. (Surya/Aflahul Abidin)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved