PT KAI Sulap KA Mutiara Selatan Gunakan Stainless Steel, Dilengkapi Musala dan Tambahan Kamar Mandi

PT KAI Sulap KA Mutiara Selatan Gunakan Stainless Steel, Dilengkapi Musala dan Tambahan Kamar Mandi.

PT KAI Sulap KA Mutiara Selatan Gunakan Stainless Steel, Dilengkapi Musala dan Tambahan Kamar Mandi
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Seorang penumpang KA Mutiara Selatan yang ditemui di Stasiun Malang 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - PT KAI Daop 8 Surabaya menyulap bodi KA Mutiara Selatan relasi Malang-Bandung PP menggunakan material stainless steel.

Selain bahan yang lebih kuat, KA Mutiara Selatan baru juga dilengkapi musala dan tambahan kamar mandi.

"Bodi stainless steel adalah bahan yang digunakan untuk rangkaian KA Mutiara Selatan baru ini dibuat dari lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis," tutur Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto di Malang, Rabu (9/7/2019).

Serunya Anak Ikut Edutrain Goes To Malang dari PT KAI, Naik Mutiara Selatan Gratis ke Museum Angkut

Belasan PKL depan Stasiun KA Jombang Enggan Pindah, PT KAI Daop 7 Madiun Ancam Bongkar Paksa

Tiket KA Sancaka Surabaya-Yogyakarta Masih Tersedia, PT KAI Daop 8 Beri Diskon Sampai Rp 100 Ribu

Ia menambahkan KA Mutiara Selatan yang telah dipermak itu menyediakan tiga gerbong kereta eksekutif, empat gerbong ekonomi premium dan satu gerbong untuk restorasi. Total tempat duduk yang tersedia di kereta ini sebanyak 470 buah.

"Sebelumnya hanya tersedia 3 gerbong Eksekutif, 4 gerbong Bisnis dan 1 gerbong kereta makan. Dalam satu rangkaian bisa mengangkut 406 tempat duduk," imbuh dia.

Ada beberapa fasilitas di KA Mutiara Selatan yang ditambah. Fasilitas itu diantaranya adalah layar monitor sebanyak empat buah berukuran 32 inch dan 19 inch. Layar monitor tersebut dapat digunakan penumpang untuk menonton tayangan.

Selain itu, disediakan pula audio jack untuk mendengarkan suara dari tayangan di monitor.

"Penumpang tinggal memasukkan earphone atau headset ke lubang audio jack yang ada di setiap tempat duduk," ungkapnya.

Suprapto mengatakan antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi KA Mutiara Selatan cukup bagus dan terus mengalami peningkatan.

"Tahun 2017, volume penumpang KA Mutiara Selatan mencapai 241.670 penumpang, kemudian di tahun 2018 meningkat 18 persen menjadi 285.251 penumpang," ucap dia.

KA Mutiara Selatan berangkat dari Malang pukul 16.30 WIB dan tiba di Bandung pukul 08.33 WIB. Harga kereta ini dipatok Rp 485 ribu untuk kelas eksekutif dan Rp 300 ribu untuk ekonomi premium.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved