Bakal Calon Kades di Jember Ikuti Tes Tulis, Ini Komentar Bupati Jember

Puluhan bakal calon kepala desa mengikuti tes tulis di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Selasa (30/7/2019).

Bakal Calon Kades di Jember Ikuti Tes Tulis, Ini Komentar Bupati Jember
sri wahyunik/surya
Suasana tes tulis bakal calon Kades Jember 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Puluhan bakal calon kepala desa mengikuti tes tulis di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Selasa (30/7/2019).

Mereka berasal dari belasan desa yang bakal menggelar Pilkades serentak pada September mendatang.

Para bakal calon kepala desa ini harus mengikuti tes tulis karena bakal calon di desa setempat lebih dari lima orang. Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) ada 109 orang berasal dari 16 desa yang dijadwalkan mengikuti tes tulis itu. Namun hingga di hari pelaksanaan, ada beberapa orang yang tidak mengikuti tes tulis.

Penyebabnya antara lain, ada yang pesertanya mundur sehingga bakal calonnya lima dan kurang dari lima, juga ada yang tidak hadir karena naik haji.

Dari hitungan Surya, peserta tes tulis bakal calon kades itu sebanyak 93 orang dari 14 desa. Bupati Jember Faida menuturkan, berdasarkan peraturan, maksimal calon kepala desa adalah lima orang.

"Karenanya yang lebih dari lima orang mengikuti tes tulis ini. Tes tulis ini sekaligus untuk mengetahui kualitas calon pemimpin desa di Jember. Nanti masak jadi kades tapi tidak bisa nulis," ujar Bupati Faida usai meninjau persiapan tes tulis tersebut.

Sementara, desa yang calonnya maksimal lima, atau kurang dari lima sudah melakukan tahap pengundian nomor urut dan pembuatan desain surat suara.

Penyebab Kematian Pria Asal Kediri yang Meninggal di Atas Pohon, Diduga Penyakit Jantungnya Kambuh

Ditinggal Mati Abah dan Uminya Sejak Kecil, Begini Kisah Wanita Korban Pembacokan di Waru

39 Warga Binaan Rutan Medaeng Kena Operasi Keliling Rambut Panjang hingga Kusut Tak Terurus

"Memang aturannya begitu. Tidak ada lah iri untuk desa yang bakal calonnya tidak tes. Semoga pelaksanaan Pilkades di Jember berjalan secara lancar," tegas Faida kepada Tribunjatim.com.

Kepala Dispemasdes Jember Eko Heru Sunarso mengatakan, tes tulis bagi bakal calon kepala desa itu diperuntukkan bagi bakal calon yang jumlahnya lebih dari lima orang.

"Peraturan di Permendagri dan Perbup begitu. Kalau bakal calonnya lebih dari lima orang memang harus menjalani tes tulis. Nanti akan dirangking untuk diambil lima orang," ujar Heru kepada Tribunjatim.com.

Ada 50 soal yang dikerjakan oleh para bakal calon kades itu. Soal dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Soal memuat tentang Pancasila, UUD 1945, HAM, juga pengetahuan umum, dan pengetahuan tentang UU Desa.

Heru menegaskan, hasil ujian akan discan di komputer dan bisa langsung diketahui.

"Jadi urutan satu sampai lima akan diketahui. Kalau calonnya ada tujuh orang, ya akan gugur dua karena yang diambil hanya lima," imbuh Heru.

Dari pantauan Surya, pelaksanaan tes tulis bakal calon kades berbasis kertas (paper). Mereka mengisi jawaban di lembar jawaban dalam rentang waktu 1,5 jam.

Pengawasan ujian tulis itu terbilang ketat karena diawasi oleh masing-masing Muspika (kepolisian, TNI, dan kecamatan), juga dari penitia Pilkades. (Sri Wahyunik./Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved