Teriakan Wanita Ini di Malam Sepi, Tak Mampu Hentikan Perbuatan Senonoh Sopir di dalam Mobil Elf

Teriakan Wanita Ini di Malam Sepi, Tak Mampu Hentikan Perbuatan Senonoh Sopir di dalam Mobil Elf di Pasuruan.

Teriakan Wanita Ini di Malam Sepi, Tak Mampu Hentikan Perbuatan Senonoh Sopir di dalam Mobil Elf
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Hasanudin saat menunjukkan lokasi atau tempat dimana ia memperkosa penumpang elfnya sendiri dihadapan Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ini peringatan bagi siapa saja yang berencana mau naik kendaraan umum atau angkutan umum.

Di Pasuruan, Satreskrim Polres Pasuruan baru saja menangkap satu orang sopir angkutan umum atau mobil Elf yang diduga kuat memperkosa penumpangnya sendiri.

Nasib Pilu Remaja 15 Tahun Dicabuli Paman di Rumah Kosong, Orangtua Kaget Saat Korban Pegang Perut

Tak Punya Izin & Dibangun di Lokasi Rawan Longsor, Hotel di Pasuruan Ini Ditutup & Disegel Satpol PP

2 Truk Adu Moncong di Pantura Pasuruan-Probolinggo, Jalan Tertutup Total Akibat Tabung Gas Ngowos

Tersangka ini adalah Hasanudin (22) warga Dusun Madurejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo dan indekos di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ia sudah berkeluarga, dan memiliki anak satu berjenis kelamin laki - laki.

Aksi keji itu, dilakukannya 14 Mei 2019 lalu. Saat itu, korban bernisial NV baru saja turun dari bus jurusan Surabaya – Malang. Ia berangkat dari Surabaya dan berencana akan berkunjung ke rumah saudaranya di Prigen.

Setibanya di Terminal Pandaan, perempuan berusia 29 tahun ini dihampiri tersangka.

“Tersangka menawarkan jasa antar karena yang bersangkutan juga sopir mobil Elf. Karena korban merasa tidak pernah ke rumah saudaranya ini di Prigen, korban pun mengiyakan tawaran tersangka ini. Dan pasrah minta tolong diantarkan ke rumah saudaranya,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, Selasa (30/7/2019).

Rizal menjelaskan, modus tersangka, ia mengaku mengenal saudara korban. Ia pun berjanji akan mengantarkan korban ke alamat yang dituju.

Di tengah perjalanan, keduanya banyak bercerita dan berbagi kisah. Korban tidak menaruh rasa curiga karena dianggap itu obrolan biasa. Mobil Elf bernopol N 7635 UT menjadi saksi bisu kejadian ini.

“Hingga akhirnya, di sebuah jalan di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen sebelum tiba di rumah suadaranya, tersangka memberhentikan elfnya. Ia beralibi bahwa ada gangguan di mobilnya itu. Korban pun juga tidak mengira bahwa itu akal – akalan tersangka. Sampai akhirnya, tersangka diajak ke belakang,” tambahnya.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menjelaskan, semula duduk korban di sebelah tersangka, Nah, mendadak tersangka meminta korban untuk ke belakang dan duduk di belakang.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved