Meriah, Etnik Carnival Sambut HUT RI Angkat Tema Trenggalek Meroket

Kabupaten Trenggalek mulai merayakan Hari Jadi Republik Indonesia Ke-74. Perayaan itu dimulai dengan Pawai Etnik Carnival tingkat SD dan SMP

Meriah, Etnik Carnival Sambut HUT RI Angkat Tema Trenggalek Meroket
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Penampilan Pawai Etnik Carnival menyambut HUT RI di Kabupaten Trenggalek, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM,TRENGGALEKKabupaten Trenggalek mulai merayakan Hari Jadi Republik Indonesia Ke-74. Perayaan itu dimulai dengan Pawai Etnik Carnival tingkat SD dan SMP sederajat, Kamis (1/7/2019).

Berbagai budaya etnik nusantara ditampilkan oleh para siswa sekolah itu di jalan utama Kabupaten Trenggalek. Selain pawai, ada juga pertunjukan kesenian khas, antara lain, Jaranan Turonggo Yakso, tiban, wayang, dan pencak silat.

Ada juga penampilan tari pewayangan, reog, upacara adat nyadran, sembonyo, dan longkangan.
Warga Trenggalek tampak antusias merayakan hari jadi itu. Mereka memenuhi pinggir jalan raya untuk melihat berbagai penampilan para siswa yang berkarnaval.

Trenggalek Meroket diangkat menjadi tema dalam pagelaran tersebut. Meroket merupakan semboyan baru Kabupaten Trenggalek.

Kata itu akronim dari maju ekonomi rakyatnya, orang dan organisasinya kreatif, dan ekosistemnya terjaga.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin menyampaikan, meroket adalah spirit bagi para aparatur sipil negara dan masyarakat di Trenggalek.

“Jadi ekonominya bagus, sumberdaya manusianya bagus, dan ekosistemnya terjaga. Itu saja semangat sebenarnya dalam mengangkat tema Trenggalek Meroket,” kata Mas Ipin, sela menyaksikan etnik carnaval kepada Tribunjatim.com.

Kebakaran Gunung Arjuna Belum Selesai, Helikopter BNPB Akan Jatuhkan Bom Air

Agung Hercules Tutup Usia, Ade Rai Ceritakan saat Terakhir Kali Menjenguk: Dia Kelihatan Lebih Lelah

Sungai Kebonagung di Sukodono Berbusa, DLHK Sidoarjo Kerahkan Drone Cari Penyebabnya

Meski merupakan acara rutin tahunan, ada yang berbeda dalam pagelaran tahun ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, etnik karnival berkaitan erat dengan tradisi Trenggalek. Sementara pada tahun ini, berbagai tradisi di nusantara turut dituangkan.

“Harapannya kita tidak sekadar mengembangkan tradisi sendiri, tapi juga menampilkan tradisi di seluruh nusantara. Pesan yang perlu kami sampaikan lewat kegiatan ini adalah kesatuan,” terang bupati termuda yang saat ini menjabat itu kepada Tribunjatim.com.

Sebelumnya, acara etnik carnival hampir selalu digelar di akhir pekan. Menurut Mas Ipin, pemilihan waktu pelaksanaan hari ini agar even-even lain bisa terlaksana sesuai jadwal.

Sebagai rangkaian, pawai serupa akan kembali digelar pada, Sabtu (3/8/2019). Pesertanya nanti adalah para siswa SMA sederajat dan umum. Sehari kemudian bakal digelar Pawai Pop Culture. Acara itu menyajikan pawai kostum berbagai rupa. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved