Jaringan Narkoba Selundupkan Sabu 25 Kg Pakai Furniture ke Sampang, Libatkan Pasutri, Diungkap BNNP

Jaringan Narkoba Selundupkan Sabu 25 Kg Pakai Furniture ke Sampang, Libatkan Pasutri, Diungkap BNNP Jatim.

Jaringan Narkoba Selundupkan Sabu 25 Kg Pakai Furniture ke Sampang, Libatkan Pasutri, Diungkap BNNP
SURYA/WILLY ABRAHAM
Sabu seberat 25,4 kg dari Malaysia siap dikirim menuju Sampang digagalkan BNNP Jatim, Jum'at (9/8/2019) 

Jaringan Narkoba Selundupkan Sabu 25 Kg Pakai Furniture ke Sampang, Libatkan Pasutri, Diungkap BNNP

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Modus baru peredaran narkotika dari luar negeri menuju Indonesia semakin hari semakin variatif.

Kini, sabu dikirim menggunakan furniture melalui jalur laut dan akan diedarkan di Sampang, Madura.

Modus baru tersebut bisa digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Jatim.

Berdalih Tambah Stamina, Sopir Mikrolet di Surabaya ini Dicokok Polisi karena Simpan Sabu-sabu

Kondisi Nunung Selama 20 Hari Mendekam di Tahanan Diungkap, Belum Tunjukkan Indikasi Ketagihan Sabu

Pemuda di Sumenep Diciduk Seusai Beli Sabu dari Pria Paruh Baya di Warung Pinggir Jalan

Setelah furniture yang berisi sabu itu tidak terdeteksi dalam mesin X-ray Bea Cukai Tanjung Perak. Sehingga Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jatim bekerjasama dengan Bea Cukai untuk dilaksanakan scanning terhadap barang tersebut.

Hasilnya ada benda lain diantara celah kayu. Langsung saja dilakukan pembukaan dan ditemukan narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram.

Total ada tiga koli yang turut diamankan. Adapun koli lainnya sudah terdistribusi melalui sub agen di Bangkalan, dan dilakukan pengejaran.

Kondisi barang tersebut ketika dilakukan penyelidikan sudah sampai di Jalan Banyuates, Sampang. Sehingga Bidang Pemberantasan melaksanakan penangkapan dan control delivery menuju alamat kirim.

Saat diselidiki, koli 2 dan 3 itu ternyata memiliki alamat palsu dan nomor telepon penerima tidak aktif. Selanjutnya kedua koli tersebut dibawa kembali untuk dilakukan scanning dan ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 19 kilogram.

Sementara itu, Rabu (7/8/2019) pukul 13.00 pihak BNNP Jatim dari hasil penyelidikan mendapatkan informasi bahwa akan tiba di bandara Juanda, orang dengan identitas yang menjadi buruan BNNP Jatim.

Halaman
123
Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved