Terbongkar Pabrik Bahan Tambang Merkuri Ilegal di Sidoarjo, Sudah Beroperasi Selama 13 Tahun

Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri illegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar oleh Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata beroperasi sejak 2006.

Terbongkar Pabrik Bahan Tambang Merkuri Ilegal di Sidoarjo, Sudah Beroperasi Selama 13 Tahun
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kelima pelaku produksi merkuri ilegal di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri ilegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar oleh Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata beroperasi sejak 2006.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, aktivitas produksi para pelaku dimulai sejak tahun 2006.

"Mereka mendistribusikan ini sudah berjalan sejak kurang lebih 2006," katanya saat ditemui awakmedia di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019).

Polda Jatim Bongkar Pabrik Tambang Merkuri Ilegal, Tak Berizin 13 Tahun hingga Dipasarkan di Medsos

Selama 13 tahun beroperasi meracik merkuri secara manual, ungkap Yusep, para pelaku tidak mengantingi izin pengolahan bahan tambang dari dinas terkait

"Di Daerah Sidoarjo itu tidak ada izinnya," ujar pria berkemeja putih itu.

Para pelaku, lanjut Yusep, menjalankan aktivitas produksi memanfaatkan sebuah gudang.

Di dalamnya, para pelaku mengolah Batu Sinabar, bahan baku utama merkuri dengan cara penyulingan secara manual, menggunakan tabung yang terbuat dari plat besi.

Yusep menuturkan, sekali produksi merkuri para pelaku bisa menyulap serpihan Batu Sinabar seberat satu ton, menjadi bahan merkuri seberat 500 kilogram.

"Batu Sinabar itu setelah dicampur dengan sianida dan biji besi, lalu dimurnikan dalam tabung-tabung ini," ujarnya.

Kantor DPRD Sidoarjo Sepi, Rapat Paripurna Batal Lagi, Wakil Ketua DPRD Tuding Pemkab Tak Jelas

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved