TERBONGKAR Pabrik Tambang Merkuri Ilegal Berkedok Gudang di Sidoarjo, Hasilnya Dipasok ke Luar Jawa

Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri ilegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata belasan tahun beroperasi

TERBONGKAR Pabrik Tambang Merkuri Ilegal Berkedok Gudang di Sidoarjo, Hasilnya Dipasok ke Luar Jawa
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kelima pelaku produksi merkuri ilegal di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri ilegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata belasan tahun beroperasi menggunakan kedok gudang penyimpanan.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, pabrik pengolahan kimia merkuri dilakukan di dalam sebuah gudang.

Di dalam gudang tersebut, aktivitas produksi bahan kimia berbahaya dilakukan.

Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri ilegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata belasan tahun beroperasi menggunakan kedok gudang penyimpanan.
Pabrik pembuatan bahan tambang merkuri ilegal di kawasan Sidoarjo yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata belasan tahun beroperasi menggunakan kedok gudang penyimpanan. (TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI)

Terbongkar Pabrik Bahan Tambang Merkuri Ilegal di Sidoarjo, Sudah Beroperasi Selama 13 Tahun

Mulai dari mengolah bahan mentah serpihan Batu Cinnabar hingga tahap packing.

"Di dalam gudang itu memang mulai dari sejak produksi hingga packing ada di dalam gudang semua," katanya saat ditemui awakmedia di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019).

Setelah bahan kimia merkuri sudah jadi dan siap dikemas, lanjut Yusep, para pelaku mewadahi bahan merkuri ke dalam botol kecil yang menyerupai botol salep, seberat satu kilogram.

Setelah tahap packing rampung, pelaku langsung mengirimnya ke daerah para klien yang memesannya.

Polda Jatim Bongkar Pabrik Tambang Merkuri Ilegal, Tak Berizin 13 Tahun hingga Dipasarkan di Medsos

Yusep mengatakan, saat digeledah pabrik itu telah menyiapkan sedikitnya 141 kilogram merkuri yang siap kirim.

"Pelaku pendistribusiannya di wilayah Kalimantan Tengah," ujarnya.

Satu kilogram merkuri dalam kemasan botol kecil dijual sekitar Rp 1.5 Juta, namun bila dikirim ke luar jawa, harganya bisa naik hingga kisaran Rp 2 Juta.

"Kalau keuntungannya cuma dikit ya mereka gak akan jual," jelasnya.

Yusep menuturkan, para pelaku melakukan pengiriman merkuri kemasan ke daerah tujuan menggunakan jalur laut.

"Pengirimannya pakai kapal laut, sampai sana biasanya ada perantaranya lagi dari si A, si B, gitu," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved