Seusai Jenguk Korban Serangan di Polsek Wonokromo, Khofifah Minta Semua Polisi Saling Menjaga

Seusai Jenguk Korban Serangan di Polsek Wonokromo, Khofifah Minta Semua Polisi Saling Menjaga.

Seusai Jenguk Korban Serangan di Polsek Wonokromo, Khofifah Minta Semua Polisi Saling Menjaga
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Suasana di dalam ruangan Anggrek tempat Aiptu Agus terbaring dan dijenguk Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 

Seusai Jenguk Korban Serangan di Polsek Wonokromo, Khofifah Minta Semua Polisi Saling Menjaga

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa kondisi Aiptu Agus Sumarsono, korban penyerangan Polsek Wonokromo, kini dalam kondisi yang cukup baik.

Bahkan dikatakan gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini, bapak empat anak tersebut dalam kondisi yang penuh semangat dan motivasi yang kuat.

Ada 5 Luka Sobek Diderita Korban Serangan di Polsek Wonokromo, Luka di Jari & Tulang Tengkorak Cuil

Pasca Penyerangan Polsek Wonokromo, Khofifah Minta Pemda di Jatim Perbanyak CCTV di Tempat Publik

Khofifah Jenguk Korban Penyerangan Polsek Wonokromo, Kondisi Kepala dan Tangan Aiptu Agus Diperban

Hal itu disampaikan Khofifah usai membesuk Aiptu Agus Sumartono yang dirawat di salah satu bangsal Ruang Anggrek RS Bhayangkara, Minggu (18/8/2019) sore.

Khofifah yang juga didampingi oleh Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono membesuk Aiptu Agus Sumartono sekitar 20 menit. Kunjungan tersebut dimanfaatkan Khofifah untuk melihat langsung kondisi beliau dan mengobrol dengan istri Aiptu Agus, Chairiyah, dan juga tim dokter.

Aiptu Agus Sumartono sendiri dalam kondisi segar saat dibesuk Khofifah namun belum bisa berkomunikasi dengan lancar akibat sejumlah luka di pipi kiri, kepala dan kedua tangan.

"Saya lihat ada semangat dan motivasi luar biasa, secara intrinsik. Beliau juga mempunyai ketahanan fisik dan kekuatan fisik yang sangat bagus. Pasti kita berharap ada semangat yang harus terus disupport terutama oleh anggota keluarga terdekat," kata Khofifah.

Di dalam ruang bangsal tersebut Khofifah juga mendapatkan informasi bahwa mulanya sebelum diserap pelaku, IM, Aiptu sedang melayani IM yang bermodus melaporkan terkait kondisi lalu lintas.

Namun sejurus kemudian ada gerakan cepat dari pelaku yang mengambil senjata tajam dan menyerang Aiptu Agus Sumartono secara bertubi-tubi.

Karenanya, Khofifah yang juga mantan Menteri Sosial ini meminta seluruh warga Jawa Timur untuk waspada. Tidak hanya polisi tapi semua profesi.

"Jangan lihat ini di lingkup polsek, jangan lihat ini pelakunya siapa atau korbannya satu orang. Tapi bahwa hal-hal yang bisa mengindikasikan terjadinya ancaman, kemungkinan terjadinya ketidaktenangan, ketidaktentraman masyarakat harus semua menjadi kewaspadaan bersama," imbau Khofifah.

Terlebih karena beberapa waktu lalu juga ada kejadian serupa di Lamongan dan juga di Musi Sulawesi Selatan. Sehingga penting menurutnya untuk semua saling waspada dan saling menjaga.

"Saya ingin mengajak semua untuk saling menjaga. Bagaimana kita semua saling menjaga Jatim tenangaman, dan kewaspadaan harus tetap dilakukan dimana saja, kapan saja dan dalam skala apapun," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved