16 Ribu Warga Magetan Belum Terlayani e-KTP, Dispendukcapil Sementara Beri Surat Keterangan 

Sebanyak 16 ribu warga Kabupaten Magetan belum terlayani KTP elektronik atau e-KTP lantaran material e-KTP masih kosong.

16 Ribu Warga Magetan Belum Terlayani e-KTP, Dispendukcapil Sementara Beri Surat Keterangan 
SURYA/DONI PRASETYO
Tampak warga Magetan tengah mengurus KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Magetan. Namun, mereka sementara diberi surat keterangan lantaran material e-KTP kosong. 

TRIBUNMAGETAN.COM, MAGETAN - Pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) April 2019 atau awal Mei 2019 hingga Agustus 2019 atau sekitar empat - lima bulan lalu, sebanyak 16.000 warga Kabupaten Magetan belum terlayani KTP elektronik alias e-KTP.

"Sejak empat bulan lalu, material e- KTP sudah tidak ada lagi. Karena itu, bagi warga yang mengurus e-KTP belum terlayani. Kami beri surat keterangan (Suket)," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Magetan Hermawan, kepada Surya (grup TribunJatim.com), Senin (19/8/2019).

Dikatakan Hermawan, Suket sebagai pengganti e-KTP sementara berlaku selama enam bulan atau sampai material e-KTP yang dikirim Depdagri sampai di Dispendukcapil Kabupaten Magetan.

Kisah Ki Suprayitno, Satu-satunya Perajin Wayang Kulit di Magetan, Bisa Garap 150 Tokoh Wayang

"Informasinya Depdagri sudah melakukan pengadaan material e-KTP, diperkirakan September 2019 mendatang material e-KTP sudah sampai di Dispendukcapil Kabupaten Magetan," ujarnya.

Suket, lanjut Hermawan, meski pun e-KTP berlaku hanya enam bulan, namun pihak Dispendukcapil sudah melakukan koordinasi dengan dinas pelayanan publik, agar tetep menerima dan memproses surat surat warga, bila Suket sudah memasuki masa kadaluarsa.

"Meskipun Suket hanya enam bulan masa berlakunya, tapi kami sudah koordinasi dengan lembaga publik, agar suket tetap diterima, walau pun sudah memasuki massa kadaluarsa," katanya.

Pria di Magetan Jual Istri yang Hamil 6 Bulan, Butuh Uang untuk Persalinan dan Sama-sama Pingin

Menurut Hermawan, total warga yang belum terlayani e-KTP sebanyak 16.000 orang.

Dari jumlah yang tercatat itu seluruhnya tersebar di 18 wilayah kecamatan.

"Depdagri menjanjikan material e-KTP itu selesai di cetak, dibagikan kepada seluruh warga yang tercatat sebanyak 16.000. Nanti apabila material sudah sampai di Dispebduk Magetan, akan lakukan pengumumkan lewat perangkat desa masing masing," kata Hermawan. (Surya/Doni Prasetyo)

SD di Magetan Minta Murid Bayar Rp 1 Juta untuk Papan yang Rusak, Dindik: Itu Ditanggung Pemerintah

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved