Pengisian Kursi Wabup Trenggalek, Bupati Pilih Dua dari Delapan Nama Usulan Partai Pengusung

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, sudah memilih dua dari delapan nama calon wabup yang diusulkan empat partai pengusung.

Pengisian Kursi Wabup Trenggalek, Bupati Pilih Dua dari Delapan Nama Usulan Partai Pengusung
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua DPD KNPI Jatim, M Nur Arifin saat ditemui seusai pembukaan Rakerda DPD KNPI Jatim di Gedung Negara Grahadi. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pengisian posisi wakil bupati Trenggalek yang mendekati tenggat akhir masih berproses.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, sudah memilih dua dari delapan nama calon wabup yang diusulkan empat partai pengusung.

Hingga saat ini, belum semua pimpinan partai koalisi itu menandatangani usulan dua nama tersebut.
Empat partai yang mengajukan delapan nama itu, yakni Partai Demkorat, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PAN.
Sementara PDI Perjuangan yang juga partai pengusung tak mengajukan nama calon wabup karena sudah punya kader sebagai bupati.

“Tadi malam sudah kami umumkan dua nama [yang saya pilih]. Tapi saya tidak akan menyebut sekarang karena dua nama itu kami kembalikan lagi ke partai-partai koalisi. Karena nanti yang harus bertandatangan formulir semua partai koalisi,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, saat ditemui di Pendopo Kabupaten kepada Tribunjatim.com, Jumat (23/8/2019).

Dalam pertemuan partai koalisi yang berlangsung hingga pukul 24.00 WIB tadi malam, kata Mas Ipin, ada beberapa partai pengusung yang memilih untuk menimbang kembali sebelum membubuhkan tandatangan.

Kursi Wabup Trenggalek Masih Kosong, Pemprov Jatim: Tinggal Tunggu Usulan Partai Pengusung

Mayangsari Arisan di Purwokerto, Penampilannya Pakai Outfit Serba Batik Jadi Sorotan!

Soal Kerusuhan Papua, Jokowi Unggah Foto, Sebut Sudah Minta Maaf dan Undang Tokoh ke Istana

Penyebabnya, ada satu-dua partai yang usulan namanya tak masuk dari dua nama yang dipilih.
Keputusan bupati untuk memilih dua nama untuk diusulkan ke DPRD Kabupaten itu berdasarkan tata tertib dan syarat Panitia Pemilih Wabup.

“Hari ini sekretariat saya minta bergerak. Formulir kami ambil, kami kelilingkan ke semua pimpinan partai. Kalau semua sudah tandatangan, saya pasti bertandatangan dalam kapasitas sebagai ketua partai,” ungkap Mas Ipin kepada Tribunjatim.com.

Bupati termuda yang saat ini menjabat itu berharap, proses tersebut bisa rampung dalam satu-dua hari ke depan.
Jika semua partai pengusung telah sepakat, pihaknya baru akan mengirimkan usulan tersebut ke DPRD.

Targetnya, proses milihan wakil bupati bisa terlaksana sebelum pelantikan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek yang baru tanggal 26 Agustus mendatang.

“Belum lagi masih ada polemik apabila lewat dari tanggal itu]. Apakah yang memilih DPRD yang lama atau yang baru. Dinamikanya memang tidak sederhana,” tambahnya.

Sebagai bupati, Mas Ipin berjanji akan mempertanggungjawabkan semua kinerja di Kabupaten Trenggalek, termasuk soal berjalannya proses pemilihan wakil bupati.

“Apakah nanti proses berjalan lancar kemudian ada wakil, atau ketika dengan sangat disayangkan harus kosong karena proses yang tidak kunjung ketemu [antar partai pengusung], saya akan tetap bertanggungjawab penuh,” imbuhnya kepada Tribunjatim.com. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved