Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dijerat Pasal Berlapis

Jalani sidang perdana terkait kasus dugaan penyalahgunaan ganja, Bassist Boomerang Hubert Henry dijerat pasal berlapis.

Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dijerat Pasal Berlapis
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa bassist Grup Band Boomerang, Hubert Henry saat jalani sidang perdana atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa menjerat terdakwa bassist grup Band Boomerang, Hubert Henry Limahelu dengan pasal berlapis, atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ganja

Henry hanya bisa terdiam dan tertunduk selama jalani persidangan, dengan tampilan berbeda ia memangkas habis rambut gondrongnya.

Dalam surat dakwaan JPU dari Kejari Surabaya itu disebutkan, jika terdakwa Hubert Henry Limahelu dinyatakan bersalah secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan l.

Berkas Ganja Beres, Basis Boomerang Dibawa ke Kejari Surabaya, Lalu Dijebloskan ke Rutan Medaeng

"Terdakwa dinyatakan telah melanggar sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) dalam dakwaan pertama, pasal 111 ayat (1) dakwaan kedua, serta pasal 127 ayat 1 UU No 35 Undang-undang RI Tahun 2009 tentang narkotika pada dakwaan ketiga," terang JPU Ali saat sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, (26/8/2019). 

Dalam perkara ini, terdakwa Hubert Henry Limahelu didampingi oleh delapan kuasa hukumnya, langsung mengajukan nota keberatan (eksepsi) kepada majelis hakim yang di ketuai oleh Anne Rusiana.

"Mohon ijin yang mulia, kami berencana mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU," ujar salah satu perwakilan kuasa hukum terdakwa.

Berkas Ganja Basis Boomerang Sudah Lengkap, Tinggal Diserahkan ke Kejari Surabaya & Tunggu Sidang

Kemudian, ketua majelis hakim Anne mengabulkan permintaan kuasa hukum terdakwa dan menunda sidang pekan depan dengan agenda pembacaan eksepsi.

Untuk diketahui, terdakwa Hubert Henry Limahelu membeli dua paket narkotika jenis ganja kepada saksi Michael Amos (berkas terpisah) dengan harga Rp. 400 ribu.

Setelah itu, narkotika jenis ganja itu diserahkan oleh Michael Amos  kerumah terdakwa.

Polisi Sudah Serahkan Surat Mulai Sidik, Berkas Basis Band Boomerang Bakal Dibawa ke Kejari Surabaya

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved