Pemprov Jatim MoU Pembangunan Pengelolaan Limbah B3 dengan Jepang dan Inggris, Biaya Lebih Hemat

Pemprov Jatim menjalin kerja sama dengan Jepang dan Inggris terkait pembangunan pengelolaan limbah B3 yang diklaim biaya lebih hemat.

Pemprov Jatim MoU Pembangunan Pengelolaan Limbah B3 dengan Jepang dan Inggris, Biaya Lebih Hemat
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Direktur Operasi 1 PT PJB, Sugiyanto (kanan) saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BUMD PT Jatim Grha Utama (PT JGU) menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Serba Dinamik Internasional Ltd (SDI Ltd) di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (27/8/2019).

Pendatangan tersebut adalah bentuk kerjasama antara PT JGU dengan SDI Ltd untuk pembangunan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Dawar Blandong, Mojokerto.

Selain di Dawar Blandong, dalam acara tersebut juga disepakati penandatanganan MOU antara Dowa Eco System Co Ltd yang mewakili PT Prasadha Pamunaah Limbah Industri (PPLI) untuk kerjasama pembangunan pengelolaan limbah B3 di Brondong, Lamongan.

Pemprov Jatim Kembangkan Ekonomi di Tiga Titik, Kadin Jatim Punya Tugas Khusus untuk UMKM

PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (PT PJB) yang hadir dalam penandatanganan tersebut pun menyambut baik adanya progres pembangunan pengelolaan limbah B3 tersebut.

"PLTU kita di Paiton, Pacitan, Tuban, dan Gresik ini kan menghasilkan limbah B3 maupun non B3. Kalau ada limbah B3 harus diangkut ke Cileungsi, Bogor, terlalu jauh dan biayanya mahal," ujar Direktur Operasi PT PJB, Sugiyanto.

Sehingga, ketika ada pengelolaan limbah B3 di Jawa Timur akan mempunyai banyak manfaat karena ongkos angkut yang lebih murah.

Gubernur Khofifah Mau Bangun Bumi Perkemahan Pramuka di Gresik, PT Smelting Diminta Menghijaukan

Sugiyanto menjelaskan, per bulannya, satu PLTU menghasilkan 2 sampai 3 ton limbah B3.

"Bentuk limbahnya itu bisa aki bekas atau baterai dan juga minyak pelumas," kata Sugiyanto.

Mengenal Taiwan dari Chiang Kai-Shek Memorial Hall, Wisata Bersejarah yang Simpan Banyak Cerita

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved