Saut Situmorang : Orang Tidak Berintegritas Tidak Tahan Lama di KPK

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menanggapi santai unjukrasa yang terjadi di gedung KPK di Jakarta, Jumat (30/8/2019) sian

Saut Situmorang : Orang Tidak Berintegritas Tidak Tahan Lama di KPK
sri wahyunik/surya
Pimpinan KPK Saut Situmorang (dua darj kanan) dan Bupati Jember Faida saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait roadshow bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Jember, Kamis (29/8/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER  - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menanggapi santai unjukrasa yang terjadi di gedung KPK di Jakarta, Jumat (30/8/2019) siang.

Unjukrasa tersebut dilakukan oleh dua kelompok terkait proses seleksi calon pimpinan KPK yang kini sedang berlangsung.

Menurut Saut, unjukrasa yang dilakukan di gedung KPK, maupun ditujukan kepada KPK merupakan hal yang baik untuk KPK.
"Tidak apa-apa, itu malah baik untuk KPK. Bisa menjadi koreksi bagi semua, bagi kami di KPK juga apa yang harus dilakukan oleh masyarakat melalui kekuatan civil society itu. Ini supaya juga KPK nggak karatan. Karena kami juga perlu dikoreksi. Selama tidak ada tindakan kriminal dalam aksi tersebut," ujar Saut saat berada di Jember, Jumat (30/8/2019).

KPK, lanjutnya, tidak alergi dengan segala bentuk unjukrasa. Bahkan aksi itu harusnya memiliki 'output' bagi KPK.

Pada Jumat (30/8/2019) siang, dua kelompok beraksi di gedung KPK. Satu kelompok melalui Koalisi Kawal Capim KPK memberikan dukungan dan solidaritas kepada KPK, satu lagi kelompok yang beraksi mendukung Pansel Capim KPK.

Kenangan Demokrat Jatim dengan Ibunda SBY: Beliau Sering Memberikan Wejangan Meneduhkan

Kelabui Polisi, Pria Surabaya Ini Simpan Sabu di Casing Power Bank dan Pakai Kata Gorengan

David da Silva Siap Bela Persebaya Hadapi Bhayangkara FC, Yeyen Tumena: Dia Predator

Saut menegaskan, jika KPK maupun masyarakat tidak bisa mencampuri kerja Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) KPK. Sejumlah pihak, termasuk KPK dan wadah pegawai KPK sudah memberikan masukan kepada Pansel Capim KPK terkait 'track-record' sejumlah Capim KPK.

"Kami di KPK sudah memberikan saran dan masukan, sudah memberikan data. Namun tidak untuk mencampuri kerja Pansel. Biarlah Pansel yang memilih a,b,c,d. Karena saya ini kan juga produk Pansel. Saya percaya Pansel. Namun saya juga melaksanakan tugas saya yakni memberikan saran dan masukan terhadap nama-nama calon pimpinan KPK," ujar Saut kepada Tribunjatim.com.

Apa yang dilakukan oleh ratusan pagawai KPK yang memberikan surat pernyataan menolak salah satu Capim KPK, menurut Saut, juga bukan sesuatu yang aneh.

"Itu boleh saja, apalagi kan sekarang lagi nge-trend nih di sejumlah perusahaan yang mewawancarai calon pimpinan malah anak buah atau pegawainya. Jadi itu boleh saja, termasuk dalam masukan," lanjutnya kepada Tribunjatim.com.

Namun Saut menegaskan, mereka yang tidak berintegritas bakal tidak akan tahan lama di KPK.

"Percaya sama pilihan mereka (Pansel). Percaya saja, siapapun yang tidak independen dan tidak berintegritas tidak akan bertahan lama di KPK. Pasti itu. Karena ada sistem di KPK yang sudah mengatur itu semua," tegas Saut. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved