HUT Polwan, Khofifah Perempuan Bisa Jadi Promotor yang Profesional dan Terpercaya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan tausyiah dalam Peringatan HUT ke-71 Polwan di lapangan Mapolda Jatim, Jalan A. Yani Surabaya
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan tausyiah khusus dalam Peringatan HUT ke-71 Polwan di lapangan Mapolda Jatim, Jalan A. Yani Surabaya, Minggu (1/9/2019).
Dalam acara peringatan yang dikemas dalam kegiatan doa bersama dan membaca Asmaul Husna serta Istighosah Kubro tersebut Khofifah memberikan ceramah di hadapan 3.500 polwan se Jawa Timur lengkap dengan KOWAD, KOWAL, WARA, Bhayangkari, Muslimat dan Fatayat NU.
Khofifah mengatakan, HUT Polwan tahun ini bertepatan dengan peringatan satu Muharram. Sehingga ia mengajak seluruh elemen terutama Polwan merefleksikan diri pada momen perjuangan Rosulullah yang hijrah ke Madinah demi ingin mengangkat harkat kemanusiaan agar hijrah dari yang tertinggal menjadi berkemajuan.
"Saya berharap Polwan Jawa Timur menjadi terdepan dalam manifestasi Polwan Promotor, Polwan yang profesional, modern dan terpercaya. Begitu pula wanita TNI baik KOWAD, KOWAL maupun WARA serta elemen perempuan lainnya saya mengajak bersatu untuk wujudkan Jawa Timur guyub rukun, unggul, maju dan sejahtera," kata Khofifah kepada Tribunjatim.com.
Mantan Mensos RI ini menjelaskan, perjuangan dimaksud yakni untuk memajukan, menyejahterakan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang lebih adil dan merata.
• KPK Bakal Latih Penyuluh Antikorupsi di Jember, Tujuannya ini
• Viral Cerita Suami Rekam Aktivitas Istri Urus Bayi di Rumah Selama 24 Jam, Mengaku Sampai Tertegun!
• Awal Tahun Baru Islam 1441 H di Gresik, Ribuan Umat Islam di Gresik Gelar Doa Bersama
Hal itulah yang harus diperhatikan agar semangat juang seetiap elemen Jawa Timur bisa semakin menguat.
"Artinya semangat juang yang kuat itu harus diikuti dengan kebersamaan kita, saling bergandengan tangan, saling mendorong untuk memotivasi yang satu dengan yang lain," tegas Khofifah kepada Tribunjatim.com.
Untuk menjadi Indonesia yang makin berkemajuan, maka menurutnya Jawa Timur harus makin maju, dan kehidupan masyarakat juga makin maju, cerdas dan sejahtera.
"Untuk bisa mewujudkan hal tersebut kita butuh suasana aman, damai dan guyub rukun," imbuh Khofifah kepada Tribunjatim.com.
Dalam suasana kebersamaan, Ia mengajak kembali untuk merefleksikan aspek ke-Indonesiaan, refleksi kebersamaan sebagai bangsa besar yang punya banyak suku, bahasa, adat istidat, dan beragam agama.
Hal itu juga bisa menjadi momentum pentingnya memahami keberagaman di Indonesia. Refleksi tersebut hendaknya bisa meneladani Rasulullah Muhammad SAW saat memimpin Madinah , masyarakat hidup harmoni dalam keberagaman.
"Kita bangun kebersamaan sebagaimana Rasulullah SAW membangun Kota Madinah. Dalam berbagai keberagaman, Rasulullah memimpin Kota Madinah dalam suasana harmonis, toleransi yang baik, moderasi yang terbangun diantara seluruh masyarakat yang dipimpinnya," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah berharap Polwan terus menjadi inisiator di lini terdepan, sebagai promotor.
Yakni menjadi Polwan profesional, polwan yang moderen, polwan yang terpercaya.
"Saya yakin Polwan yang promotor akan signifikan dalam mewujudkan tugas menjaga dan melindungi masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban serta suasana aman damai,” harapnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan, bahwa peringatan HUT ke 71 Polwan di Jatim digelar berbeda dengan peringatan sebelum-sebelumnya.
Kali ini peringatannya dengan menggelar do'a Asmaul Husna dan Istighosah Kubro bertema Polwan Polda Jatim Siap Jogo Jawa Timur Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-gubernur-jatim-hadiri-hut-polwan-di-polda-jatim.jpg)