Bea Cukai -BNNP Jatim Musnahkan Sabu Senilai Rp 31,5 Miliar yang Berasal dari Dalam dan Luar Negeri

Bea Cukai -BNNP Jatim musnahkan sabu senilai Rp 31,5 Miliar yang berasal dari dalam dan luar negeri

Bea Cukai -BNNP Jatim Musnahkan Sabu Senilai Rp 31,5 Miliar yang Berasal dari Dalam dan Luar Negeri
SURYA.CO.ID/WILLY ABRAHAM
Korps Bhayangkara memasukkan narkoba kedalam mesin incinerator, di Halaman Kanwil Bea Cukai Jatim 1, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur 1 bersama Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jatim memusnahkan barang bukti sabu seberat 24,5 kg sabu di Halaman Kanwil Bea Cukai Jawa Timur 1, Selasa (3/9/2019). Barang bukti sabu yang berhasil digagalkan itu senilai Rp 31,5 miliar.

Dalam pemusnahan tersebut, dihadiri oleh Gubernur Jatim yang diwakili oleh Bakesbangpol Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V/ Brawijaya, Kajati Jatim yang masing-masing diperwakilkan serta tokoh ulama dan Masyarakat.

Mereka menggunkan masker dan sarung tangan untuk memusnahkan narkoba itu.

Pemusnahan sabu seberat 24,5 kg itu berasal dari empat orang tersangka. Sabu itu tidak hanya dari Indonesia melainkan juga dari Malaysia.

Polisi Kembali Selidiki Kasus Narkoba B.I eks-iKON, Pastikan Han Soo Hee Bersedia Jadi Saksi

Barang haram itu langsung dimasukkan secara bergantian kedalam mesin Incinerator. Sebanyak tiga kali, narkoba seberat 24,5 kg itu baru ludes dibakar api.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan, barang bukti yang disita tersebut hasil penangkapan dari tersangka Iwan warga Banjarmasin yang membawa 6 poket besar sabu seberat 1.223 gram.

Tersangka Iwan diamankan di Jalan Diponegoro pada Rabu (7/8/2019). Sebanyak 5 poket besar sabu seberat 1.223 gram yang diserahkan kepada Faturahman dan Khusnul Khotimah (Pasutri) asal Sidoarjo.

Saat keduanya mengambil barang muncul, petugas langsung melakukan penyergapan. Namun Khusnul Khotimah yang mengendarai Mobil Avansa W 1443 YB dapat meloloskan diri.

Petugas langsung mengejar dua pengedar sabu asal Sidoarjo itu. Pelarian mereka berdua terhenti di Jalan Ketegan Barat, Taman, Sidoarjo.

"Itu mau diedarkan ke Lumajang," terang Brigjen Pol Bambang Priyambadha.

Pasutri Muda di Surabaya Jadi Pengedar Narkoba, Si Istri Ngaku Pertama Kali Ikuti Suami Jual Sabu

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved