Bupati Tulungagung Minta Penggunaan Dana Desa Lebih Banyak untuk Ekonomi Dibanding Infrastruktur

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui, Dana Desa (DD) selama ini mayoritas dialokasikan untuk infrastruktur.

Bupati Tulungagung Minta Penggunaan Dana Desa Lebih Banyak untuk Ekonomi Dibanding Infrastruktur
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo melihat sebagian produk inovasi desa. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui, Dana Desa (DD) selama ini mayoritas dialokasikan untuk infrastruktur.

Dana ini kurang dimanfaatkan untuk mendongkrak ekonomi di desa.

Karena itu Maryoto berharap, ke depan ada perubahan target penggunaan dana.

"Ke depan diharapkan fokus peningkatan SDM, kemudian kegiatan ekonomi, disusul infrastruktur," ujar Maryoto.

Penggunaan DD untuk memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dianggap penitng, untuk menjadikan pemerintah mandiri secara pembiayaan.

Aksi Anggota Kodim Tulungagung Selamatkan Lumba-lumba Mendapat Pujian

Sebab ada kemungkinan, jika nantinya ganti pemerintahan, kebijakan DD juga ikut berubah.

Jika setiap desa memeprkuat BUMDes, maka mereka juga akan siap jika nantinya ada perubahan kebijakan DD.

"Karena itu ada Bursa Inovasi Desa. Inovasi yang sudah ada bisa direplikasi ke desa-desa lain," tegas Maryoto.

Diharapkan para kepala desa (Kades) punya program peningkatan SDM, kemudian disusul kegiatan wirausaha untuk warga.

BREAKING NEWS - Nenek 70 Tahun di Tulungagung Tewas Terlindas KA, Tubuhnya Pisah, Diduga Bunuh Diri

Jika dua program itu sudah jalan, perlu disusup program pelatihan manajemen dan pemasaran.

Jika semua program itu dilaksanakan, maka setiap desa akan punya inovasi kegiatan ekonomi.

"Jika misalnya dananya kurang, Pemkab bisa membantu. Ada DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk penegasan, memperkuat pembangunan yang ada," tegas Maryoto.

Inovasi desa juga dianggap cara yang tepat, ada DD digunakan tepat sasaran.

"Ada kenaikan pendapatan asli desa, tapi masih sangat kecil. Ke depan lewat inovasi, pendapatan asli desa kita digenjot lagi," pungkasnya.

(David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved