Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Pentas The Red Shoes, Premiere School of Ballet Ajak Percaya Diri

Premiere School of Ballet akan melakukan pementasa berjudul The Red Shoes di Ciputra Hall Performing Arts Centre besok Jumat (6/9/2019) malam.

Penulis: Hefty Suud | Editor: Anugrah Fitra Nurani
SURYA/SUGIHARTO
Sejumlah anak berkebutuhan khusus bersama Premiere School of Ballet menunjukkan kebolehannya pada gladi bersih pagelaran tari balet di Ciputra Hall Surabaya, Kais (5/9/2019). Tari balet yang digelar kolaborasi antara Premiere School of Ballet dengan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) ini untuk memberikan semangat bagi anak-anak difable. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Premiere School of Ballet akan melakukan pementasa berjudul The Red Shoes di Ciputra Hall Performing Arts Centre besok Jumat (6/9/2019) malam.

Sylvi Panggawean, principal sekaligus artistic director Premiere School of Ballet menceritakan, pementasan tersebut merupakan adaptasi dari cerita karya Hans Christian Andersen.

Pementasan tersebut bercerita tentang sosok Sherry yang menggantungkan kepercayaan dirinya pada sepasang sepatu merah.

"Ceritanya, sepatu ini memiliki sihir yang dipercaya dapat membuat pemakainya menari dengan sangat indah," papar Sylvi, ditemuo dalam gladi bersih The Red Shoes, Kamis (5/9/2019).

(Premiere School of Ballet Ajak Anak-anak Berkebutuhan Khusus Pentas The Red Shoes)

Untuk mendapatkan sepatu merah itu, Sherry sampai rela menukar sirkam pemberian kekasihnya, Kevin.

Namun, sepatu ajaib itu malah sepenuhnya mengendalikan Sherry sampai ia sangat lelah dan kewalahan menari.

Karena kekuatan cinta, Kevin lah yang akhirmya berhasil melepaskan sepatu merah itu dari kaki Sherry.

"Kadang orang kan ada yang merasa kecil hati dengan kemampuannya. Nah melalui pementasan ini, kami ingin siapapun itu lebih percaya pada dirinya sendiri dalam berkarya atau berbuat sesuatu," ujar Sylvi.

Dalam pementasan itu, ada 125 siswa Premiere School of Ballet yang berpartisipasi. Mereka berusia lima tahun sampai 30 tahun.

Selain itu, Premiere School of Ballet pun menggandeng delapan siswa dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya untuk menjadi penampil pembuka.

(Latihan Tujuh Bulan, Premiere School of Ballet Siapkan Pertunjukan The Red Shoes)

Dalam pementasan itu pun akan dilakukan bakti sosial berupa pemberian donasi dari Premiere School of Ballet dan Ciputra Hall Performing Arts Centre.

"Adanya donasi itu kami harap dapat mengoptimalkan kegiatan belajar - mengajar di YPAC Surabaya," ujar Sylvi.

Pementasan The Red Shoes pun, lanjutnya, untuk membuktikan bahwa anak berkubutuhan kusus pun bisa berkarua.

Sylvi berharap, semoga akan semakin terbuka, ruang untuk anak-anak berkebutuhan khusus berkarya.

(Latihan Tujuh Bulan, Premiere School of Ballet Siapkan Pertunjukan The Red Shoes)

(Jadi Pemeran Utama di Pementasan Balet The Red Shoes: BerLatih Lebih Intens, Banyak Gerakan Baru)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved