Premiere School of Ballet Ajak Anak-anak Berkebutuhan Khusus Pentas The Red Shoes
Premiere School of Ballet melaksanakan Gladi bersih pementasan balet berjudul The Red Shoes pada Kamis (5/9/2019).
Penulis: Hefty Suud | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Premiere School of Ballet melaksanakan Gladi bersih pementasan balet berjudul The Red Shoes pada Kamis (5/9/2019).
Gladi bersih ini merupakan persiapan pentas Premiere School of Ballet di Ciputra Hall Performing Arts Centre besok malam.
Sylvi Panggawean, principal sekaligus artistic director Premiere School of Ballet mengatakan timnya berkolaborasi dengan anak-anak berkebutuhan khusus, siswa Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya.
"Kami ingin memberikan ruang, sekaligus ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka pun bisa bisa berkarya," papar Sylvi.
(Jadi Pemeran Utama di Pementasan Balet The Red Shoes: BerLatih Lebih Intens, Banyak Gerakan Baru)
Imbuhnya, ada delapan siswa YPAC Surabaya yang berkolaborasi dengan 125 siswa Premiere School of Ballet.
Siswa-siswi YPAC tampil selama 10 menit, menjadi penampilan pembuka dalam pementasan balet berjudul The Red Shoes itu.
Uswatun Khasanah, Humas YPAC Surabaya mengatakan, ini adalah kali pertama siswa-siswinya terlibat dalam pementasan balet.
Siswa-siwinya yang terlibat dalam pementasan tersebut, tak hanya anak-anak berkebutuhan khusus yang dilibatkan. Ada juga yang memiliki latar belakang downsyndrome.
"Untuk terlibat dalam pementasan ini, treatmentnya cuma perlu perhatian khusus aja ya anak-anak. Selebihnya nggak ada, karena mereka semangat sekali mau pentas ini," ujar Uswatun.
(Latihan Tujuh Bulan, Premiere School of Ballet Siapkan Pertunjukan The Red Shoes)
Dalam pementasan The Red Shoes, ada satu siswanya yang ikut terlibat dalam cerita.
Selebihnya ada yang menari dan menyanyi untik membuka pertunjukan.
"Ada zaza yang akan menyanyikan lagu cinta terbaik. Terus ada juga yang akan menarikan tarian Lenggang Puspita. Anak-anak yang berkursi roda nanti juga akan nari, kolaborasi sama para penari dari Premiere School of Ballet" papar Uswatun.
(Upacara Tema Kerakyatan di Trenggalek, Ditutup dengan Singkong Rebus dan Pertunjukan Debus)