Warga Menduga Adanya Tembakau Luar Madura Masuk Pamekasan, Satpol PP Gandeng polisi dan TNI

Memasuki musim panen tembakau, warga melaporkan adanya indikasi masuknya produk tembakau luar Madura ke Pamekasan

Warga Menduga Adanya Tembakau Luar Madura Masuk Pamekasan, Satpol PP Gandeng polisi dan TNI
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Tumpukan tembakau kering yang sudah dibungkus di salah satu Gudang Tembakau yang berada di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (6/9/2019). 

TRIBUNMADURA.CO, PAMEKASAN - Musim panen tembakau khususnya di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sudah tiba.

Namun bertepatan dengan proses masa penjualan, sedang marak isu adanya tembakau dari luar Madura yang masuk ke Pamekasan.

Warga mengindikasi tembakau dari luar Madura dijadikan campuran dengan daun tembakau milik petani tembakau Pamekasan untuk dijual di gudang tembakau tertentu.

Plt Kasatpol PP Pamekasan, Kusairi mengatakan sudah menerima sejumlah laporan indikasi masuknya tembakau luar Madura ke Pamekasan.

(Harga Tembakau Pamekasan Anjlok, Petani Tuding Pihak Gudang Beli Tembakau dari Pulau Jawa)

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, Kusairi mengaku sudah melakukan patroli dan pengawasan baik di pagi hari hingga malam hari.

"Kami sudah melakukan pengawasan setiap hari untuk memantau tembakau Jawa yang akan masuk ke Pamekasan," kata Kusairi kepada TribunMadura.com.

Kusairi juga mengutarakan, pengawasan dilakukan di dua tempat, yakni di gerbang pintu masuk 'Selamat Datang di Kabupaten Pamekasan' tepatnya di jalan Raya Tlanakan dan di daerah jalan Kecamatan Proppo.

Satpol PP menyebut, warga melaporkan kedua lokasi itu sebagai pintu masuknya tembakau luar Madura.

"Kami pun saat melakukan pengawasan di jam yang berbeda. Biasanya jam sepuluh malam dan jam sembilan pagi. Setiap hari jadwal itu tidak tetap dan kami selalu ganti-ganti," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved