Diduga Lakukan Penipuan Berkedok 'Money Game', PT Amoeba International Tidak Punya Izin di Madiun

Kepala Dinas Penanaman Modal Madiun, Arik Krisdianto angkat bicara terkait fenomena money games yang membuat sejumlah pencari kerja tidak bisa pulang

Diduga Lakukan Penipuan Berkedok 'Money Game', PT Amoeba International Tidak Punya Izin di Madiun
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdianto, 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Madiun, Arik Krisdianto angkat bicara terkait fenomena money games yang membuat sejumlah pencari kerja tidak bisa pulang.

Rekrutmen money games ini dijalankan oleh perusahaan bernama PT Amoeba International yang disebut berafiliasi dengan PT Q-NET.

Arik Krisdianto menyatakan, PT Amoeba International dan PT Q-Net tidak ada dalam daftar dalam perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Madiun.

"Seharusnya kalau usahanya beroperasi di Madiun ya harus mengajukan izin di DPMPTSP Kabupaten Madiun," ucap Arik Krisdianto saat dikonfirmasi, Kamis (5/9/2019) siang.

(Butuh Waktu 3 Bulan Polisi Lumajang Ungkap Money Games di Madiun, Bos Sindikat Dijebloskan Tahanan)

"Kalau yang ditanyakan PT Amoeba International dan PT Q-Net, sudah saya periksa berkasnya tidak ada perusahaan atas nama tersebut sejak 2015 hingga 2019," kata Arik Krisdianto.

Ia menuturkan, Surat Izin Usaha Perdagangan bisa saja kadaluarsa.

Namun perusahaan yang benar-benar ingin melanjutkan bisnis secara legal bisa mememperpanjang SIUPke Pemkab tiap 5 tahun sekali.

"Kalaupun punya perizinan yang dulu, kan harusnya diperpanjang. Tapi ini tidak ada data di kami," jelasnya.

Arik Krisdianto menambahkan, pihak DPMPTSP akan berkoordinasi dengan Satpol-PP untuk menertibkan usaha yang dijalankan PT Amoeba International di Kabupaten Madiun.

"Nanti kami akan koordinasi dengan Satpol-PP," imbuhnya.

(Polisi Lumajang Pernah Geledah Rumah Mewah Bos Sindikat Money Games Madiun, Bawa Dokumen & Produk)

Sebelumnya, Tim Cobra Polres Lumajang telah mengungkap kasus money games dengan mekanisme menggunakan sistem piramida dalam perdagangannya, perusahaan bernama PT Amoeba International.

Pelakunya bernama Mohamad Kariyadi (48), anggota direksi PT Amoeba International sekaligus warga Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

(Butuh Waktu 3 Bulan Polisi Lumajang Ungkap Money Games di Madiun, Bos Sindikat Dijebloskan Tahanan)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved