Berita Lamongan

Kapolres Lamongan Peringatkan Para Penjudi Pilkades, 'Ada TO, Jangan Coba-Coba, daripada Menyesal'

Tim Satgas Antijudi bentukan Polres Lamongan memperingatkan para botoh (penjudi) agar tidak memanfaatkan pilkades serentak Lamongan untuk ajang judi.

Kapolres Lamongan Peringatkan Para Penjudi Pilkades, 'Ada TO, Jangan Coba-Coba, daripada Menyesal'
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Satgas Antijudi dibentuk Polres Lamongan untuk antisipasi aksi perjudian pada Pilkades serentak. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Tim Satgas Antijudi bentukan Polres Lamongan memperingatkan para botoh (penjudi) agar tidak memanfaatkan pilkades serentak Lamongan untuk ajang judi.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, Tim Satgas Antijudi sudah mengantongi informasi terkait judil pilkades berikut nama-nama para botoh.

"Satgas judi kemarin sudah evaluasi, ada informasi di daerah utara maupun selatan," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Jumat (13/9/2019).

Feby menambahkan, Satgas Anti Judi yang mulai bergerak menjalankan tugasnya sejak 2 September lalu juga sudah mengantongi sejumlah nama botoh (Pejudi) yang menjadi Target Operasi (TO).

"Sudah ada TO, nama, identitas, kemudian lokasi sudah ada. Pokoknya jangan coba - coba deh bermain di Lamongan ," ungkapnya.

Terkait pemetaan daftar nama yang sudah terdata,  menurut Feby, saat ini Satgas Anti Judi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, serta terus memantau nama-nama Botoh yang masuk ke dalam TO.

Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan. Feby mengimbau kepada botoh-botoh agar membatalkan niatnya untuk masuk Lamongan.

"Kan daripada menyesal. Kita pasti lakukan penangkapan dan proses penegakan hukum akan kita terapkan," tandasnya.

Ada ratusan personel Satgas Anti Judi yang diterjunkan pada Pilkades serentak di Kabupaten Lamongan.

"Ada 250 orang, yang terdiri dari empat instansi, yakni Kepolisian, Kejaksaan, Kesbangpol dan Pemerintahan Desa Pemkab Lamongan. (Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved