Massa PMII UINSA Surabaya Geruduk Gedung DPRD Jatim, Ini Tiga Poin Tuntutan yang Disuarakan

Massa PMII UINSA Surabaya menggeruduk gedung DPRD Jatim untuk menyuarakan tiga poin tuntutan. Di antaranya menolak revisi UU KPK.

Massa PMII UINSA Surabaya Geruduk Gedung DPRD Jatim, Ini Tiga Poin Tuntutan yang Disuarakan
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Aksi massa PMII UINSA di DPRD Jatim, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Massa PMII UINSA Surabaya menggelar aksi menyuarakan tuntutan menolak kenaikan iuran BPJS serta penolakan atas revisi UU KPK, Senin (16/9/2019).

Mereka membawa spanduk serta berorasi untuk menyuarakan aspirasi yang mereka bawa.

Ketua Umum PMII UINSA, Erik Purnomo mengatakan, dirinya menilai pemerintah perlu mendengar aspirasi masyarakat perihal dua hal yang lagi ramai jadi perbincangan itu.

Tolak Kenaikan Iuran BPJS dan Revisi UU KPK, Massa PMII UINSA Surabaya Geruduk DPRD Jatim

"Mendesak agar mempertimbangkan aspirasi masyarakat," katanya saat ditemui di sela aksi.

Dua hal itu, pihaknya menganggap pemerintah belum sepenuhnya mendengarkan aspirasi rakyat.

Sehingga ia mengatakan, ada tiga poin tuntutan yang dibawa pihaknya untuk disampaikan kepada DPRD Jatim.

Aktivis PMII Gresik Tolak Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Akan Membebani Masyarakat

"Pertama, mendesak Jokowi untuk mundur dari tahta Presiden apabila setiap kebijakannya tidak mempertimbangkan aspirasi dan suara rakyat," jelasnya.

Poin tuntutan kedua, lanjutnya, yaitu mendesak DPRD Jatim untuk menolak bersama rakyat terkait kenaikan iuran BPJS.

"Yang ketiga, mendesak DPRD Jatim untuk menyampaikan penolakan poin-poin revisi UU KPK," tambahnya.

Massa PMII Lamongan Ngluruk Gedung DPRD Minta Selesaikan Banjir, Adu Bantahan Wakil Rakyat & Pendemo

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved