Mantan Kabid Dispora Pasuruan Ditahan, LW Mulai Ikuti Senam di Rutan Bangil

Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga Dispora Pasuruan, Lilik Wijayanti (LW), tersangka kasus dugaan korupsi anggaran tahun 2017 senilai Rp 918 juta

Mantan Kabid Dispora Pasuruan Ditahan, LW Mulai Ikuti Senam di Rutan Bangil
galih lintartika/surya
MULAI ADAPTASI : LW, tersangka kasus dugaan korupsi anggaran tahun 2017 senilai Rp 918 juta mengikuti kegiatan senam di rumah tahanan (rutan) Bangil, Pasuruan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga Dispora, Lilik Wijayanti (LW), tersangka kasus dugaan korupsi anggaran tahun 2017 senilai Rp 918 juta tampaknya mulai adaptasi tinggal di rumah tahanan (rutan) Bangil, Pasuruan.

Informasi yang didapatkan Surya, pagi ini, LW telrihat sudah mengikuti kegiatan senam pagi yang dilaksanakan rutin di rutan Bangil. LW berbaur dengan narapidana lainnya yang ada di rutan kelas IIB tersebut.

Mengenakan celana warna coklat bercorak doreng, dan dibalut kerudung hitam panjang, LW aktif mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur senam.

Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto menjelaskan, kondisi yang bersangkutan saat ini, jelas masih terlihat sangat sedih.

Ia menjelaskan, LW mulai ditahan, mulai kemarin sebelum magrib masuk ke rutan Bangil. Setelah itu, LW ditempatkan di blok wanita kamar 1. LW bersama 13 orang di dalam kamar tahanan.

Mahfud MD Doakan Imam Nahrawi Tegar Jalani Proses Hukum Seusai Ditetapkan Tersangka

Video Loris Karius Blunder Lagi Bikin Besiktas Tumbang 2-4, Anda Boleh Marah dan Kecewa

DAFTAR Pengakuan Imam Nahrawi Pasca Jadi Tersangka: Pamit dari Kemenpora hingga Bantah Tudingan KPK

"Kami sudah berikan motivasi untuk mengikhlaskan kejadian yang sedang dialaminya. Tadi pagi, kami perintahkan untuk mengikuti kegiatan senam pagi biar tidak larut dalam kesedihannya. Allhamdulillah yang bersangkutan sudah mau," katanya kepada Tribunjatim.com.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, LW dijebloskan penjara atas kasus dugaan penyalahgunaan APBD tahun 2017 yang diduga kuat melibatkannya.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga di Dispora ini menjadi tersangka karena diduga kuat terlibat aktif dalam kongkaling Mark up anggaran tahun 2017.

LW membuat negara mengalami kerugian sekitar Rp 918 juta. Kini, ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. (lih/Tribunjatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved