Dua Pelajar Asal Blitar Mencuri Cabai di Sawah Warga Ngantru Tulungagung

Anggota Polsek Ngantru, Kabupaten Tulungagung melakukan diversi terhadap dua pencuri cabai yang masih berstatus pelajar.

Dua Pelajar Asal Blitar Mencuri Cabai di Sawah Warga Ngantru Tulungagung
david yohanes/surya
Barang bukti cabai yang disita dari dua pelajar. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Anggota Polsek Ngantru, Kabupaten Tulungagung melakukan diversi terhadap dua pencuri cabai yang masih berstatus pelajar.

Dua pelaku, RF (13) dan DM (14) pelajar asal Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, ditangkap pada Jumat (20/9/2019).

Tertangkapnya dua pelajar ini bermula dari kecurigaan pemilik tanaman cabai, Samsul Rohmad (46), warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru karena cabai yang siap panen kerap hilang.

Sambul sempat melihat dua anak itu tengah memetik cabai yang ia tanam.

"Pemilik tanaman sengaja memantau, karena dia resah cabainya sering hilang sebelum sempat dupanen," ujar Kapolsek Ngantru, AKP Pudji Widodo kepada Tribunjatim.com, Minggu (22/9/2019).

Dua pelajar ini sempat kabur saat akan ditangkap. Samsul bersama warga mengejar mereka, hingga ke duanya berhasil ditangkap.

Dari tangan ke duanya, Samsul menyita dua kilogram cabai yang sudah dipetik, dimasukkan dalam plastik hitam.

"Kedua anak ini kemudian diserahkan ke kami, bersama barang buktinya," sambung Pudji kepada Tribunjatim.com.

Polsek Karangpilang Surabaya Bekuk 2 Pemuda Yang Kecanduan Tembakau Gorila

Kento Momota dan Anthony Sinisuka Ginting Tukar Kaus seusai Lakoni Duel Sengit Final China Open 2019

Keluarga Siapkan Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi, 99 Advokat Sudah Tawarkan Diri

Dari pengakuan RF dan DM, mereka sudah berulang kali beraksi.

Cabai hasil curian ini dijual ke pasar, dan uangnya dipakai untuk bersenang-senang di warung bersama teman-temannya.

Sementara dari penjelasan Samsul, kerugian akibat pencurian cabai di lahannya mencapai Rp 1.000.000.

"Karena masih di bawah umur, mereka tidak kami proses hukum," ungkap Pudji.

Untuk menyelesaikan perkara ini, Pudji memanggil orang tua anak ini dan dipertemukan dengan Samsul.

Kedua pihak sepakat berdamai, sehingga RF dan DM tidak ditahan. (David Yohanes/Tribunjatim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved