Mahasiswa Jember Mengkritisi Rezim Orba 4.0
- Seribuan mahasiswa Jember turun jalan, berdemonstrasi menanggapi 'Orba 4.0', Senin (23/9/2019).
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
"Segera sahkan RUU PKS, karena regulasi itu akan melindungi korban," tegas Trisna Yuni, mahasiswa yang menyuarakan aspirasi tersebut.
Para mahasiswa berjalan kaki dari depan double way Universitas Jember. Mereka memenuhi Jl Kalimantan berjalan ke Bundaran DPRD Jember. Mereka memenuhi bundaran dan berorasi di tempat tersebut. Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster yang antara lain bertuliskan 'Orba 4.0', 'Dewan Penindas Rakyat', 'KPK Jangan Diperkosa #SaveKPK', juga 'Reformasi Berasa Orba'.
Mahasiswa juga membawa keranda bertuliskan 'DPR Mati'. Keranda itu diusung selama aksi. Setelah berorasi di bundaran, mereka memasuki gedung dewan yang berada di samping bundaran tersebut. Kembali mereka menyuarakan aspirasinya.
Di gedung dewan, mereka beraudiensi dengan beberapa anggota DPRD Jember. Unsur pimpinan dewan dan sejumlah ketua fraksi menemui para pendemo.
Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, pihaknya akan meneruskan aspirasi mahasiswa. "Tentunya kami akan meneruskan aspirasi mahasiswa, membantu mengirimkan tuntutan mereka ke DPR RI. Karena kalau terkait regulasi berupa UU, tentunya menjadi kewenangan DPR RI," ujar Halim. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mahasiswa-aksi-di-pelataran-dprd-jember.jpg)