Aksi Demo Ribuan Mahasiswa Malang di DPRD, Sebut Jokowi Khianati Nawacita & Jadi Pemimpin Tiran

Aksi Demo Ribuan Mahasiswa Malang di DPRD, Sebut Jokowi Khianati Nawacita & Jadi Pemimpin Tiran.

Aksi Demo Ribuan Mahasiswa Malang di DPRD, Sebut Jokowi Khianati Nawacita & Jadi Pemimpin Tiran
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Aksi mahasiswa di depan gedung DPRD Kota Malang yang menolak revisi UU KPK dan RUU lain yang dinilai tak berpihak kepada rakyat 

Aksi Demo Ribuan Mahasiswa Malang di DPRD, Sebut Jokowi Khianati Nawacita & Jadi Pemimpin Tiran

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - "Dibawah kuasa Tirani, Jokowi!!"

Cuplikan dari lagu Buruh Tani itu dinyanyikan para mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Kota Malang.

Mereka menilai Jokowi mengkhianati janji politik Nawacita dan berubah menjadi pemimpin tiran.

Para mahasiswa mengatakan Jokowi bekerja sama dengan DPR RI untuk membuat perundang-perundangan yang tidak berpihak pada rakyat. Mereka membawa poster cuplikan berita menteri kabinet Jokowi.

Ribuan Mahasiswa Malang Demo di DPRD, Sebut Jokowi Pro Pemodal, Bertahan Hingga Tuntutan Dipenuhi

Dua Siswa MAN 2 Kota Malang Teliti Pembuatan Pembalut Wanita dari Limbah Batang dan Daun Nilam

Polisi Siagakan 2 Unit Mobil Water Cannon dan Anjing Penjaga Buat Jaga Aksi Demo Mahasiswa di Malang

"Jokowi penipu," ujar para demonstran.

Seorang mahasiswa yang mengikuti aksi, Silvi menyatakan ada beberapa pasal kontroversial di dalam RUU yang sedang dikebut pemerintah. Salah satu RUU yang ia sebut adalah RKUHP.

"Masa di pasal itu perempuan korban perkosaan yang dilarang menggugurkan kandungannya. Udah dikaji secara medis belum. Kan ngawur," katanya.

Mahasiswa lain, Aditya mengatakan Indonesia sedang dalam keadaan genting. Sebagai mahasiswa, ia tergerak untuk turun jalan agar pemerintah tidak sewenang-wenang membuat UU yang tidak berpihak kepada rakyat.

"Dengarkan aspirasi rakyat. Kampanye nyariin rakyat, sudah jadi malah mengkhianati amanah rakyat," katanya.

Para mahasiswa juga meneriakkan bahwa reformasi Indonesia dikorupsi dan demokrasi dikuasi oleh oligarki.

"Viva la nationale," pekik mereka.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved