Geger Warga Gresik Temukan Jasad Kakek di Kebun Tebu, Kepala Tinggal Tengkorak, Tewas Tersesat

Geger Warga Gresik Temukan Jasad Kakek di Kebun Tebu, Kepala Tinggal Tengkorak, Tewas Tersesat.

Geger Warga Gresik Temukan Jasad Kakek di Kebun Tebu, Kepala Tinggal Tengkorak, Tewas Tersesat
SURYA/SUGIYONO
Jasad Parkum tinggal tengkorak di kebun tebu desa Bolo Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Parkum diduga tersesat karena sudah pikun, sehingga tidak makan beberapa hari saat dikebun tebu, Selasa (1/10/2019) 

Geger Warga Gresik Temukan Jasad Kakek di Kebun Tebu, Kepala Tinggal Tengkorak, Tewas Tersesat

TRIBUNGRESIK.COM, UJUNGPANGKAH - Jasad Parkum (90), warga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ditemukan meninggal dunia di kebun tebu Desa Bolo Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Diperkirakan meninggal karena kakek ini sudah tua dan pikun untuk menuju jalan ke rumahnya.

Jasad Parkum yang sudah membusuk, ditemukan Jonadi dan Supriyanto pekerja di kebun tebu. Kedua pekerja di kebun tebu tersebut curiga ketika mencium bau busuk.

Tanah di Dukun Gresik di Aliran Bengawan Solo Longsor, BBWS Surabaya Tinjau Lokasi

Libur Sekolah, Pondok Pesantren Darutaqwa Kebomas Gresik Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Gelar FGD di Lapas Gresik, Mahasiswa Pertanyaan Pemberian Remisi Terhadap Koruptor

Selanjutnya, setelah dilihat ternyata jasad Parkum yang hanya tinggal tengkorak.

Setelah itu, keduanya lapor ke jajaran Polsek Ujungpangkah. Dan selanjutnya, tim gabungan dari Puskesmas, Koramil dan Polsek datang untuk melihat jasad Parkum.  

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan bahwa dari pemeriksaan tim kesehatan, jasat Parkum diperkirakan baru 25 hari meninggal dunia.

“Kemungkinan karena almarhum ini sudah tua dan pikun, sehingga lupa untuk jalan pulang. Kemudian, tersesat di kebun tebu dan tidak makan, sehingga meninggal dunia,” kata  Kusworo, Selasa (1/10/2019), yang baru serah terima jabatan pada Sabtu kemarin lusa.

Setelah masyarakat luas mendengar kabar temuan mayat tersebut, ternyata ada anggota keluarga yang mengakui sebagai anggota keluarganya.

“Setelah melihat baju dan cirri-ciri pada anggota tubuh jenazah tersbut, ternyata anggota keluarga ini mengakui bahwa orang tuanya sudah meninggalkan rumah selama sekitar tiga puluh hari,” imbuhnya.

Kusworo yang merupakan Akpol 2000 ini mengatakan bahwa di tubuh jenazah Parkum tidak terlihat adanya tanda –tanda kekerasan. 

“Dari visum luar oleh tim kesehatan tadi, dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kemungkinan, penyebabnya karena tidak makan beberapa hari karena lupa jalan menuju rumah, karena memang sudah pikun,” kata mantan Kapolres Jember.

Penulis: Sugiyono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved