Pengungsi Wamena Asal Jatim Tak Bawa Apa-apa, Gubernur Khofifah Janjikan Bekal, Baju dan Uang

120 warga pengungsi kerusuhan Wamena asal Jawa Timur tiba di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang pada hari ini, Rabu (2/9/2019)

Pengungsi Wamena Asal Jatim Tak Bawa Apa-apa, Gubernur Khofifah Janjikan Bekal, Baju dan Uang
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PENGUNGSI WAMENA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyalami pengungsi Wamena Papua asal Jawa Timur saat tiba menggunakan pesawat hercules di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Rabu (2/10/2019). Sebanyak 120 pengungsi wamena asal jawa timur tiba di Malang untuk kembali ke daerah asal paska kerusuhan di Wamena yang mengakibatkan 33 orang tewas. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - 120 warga pengungsi kerusuhan Wamena asal Jawa Timur tiba di Lanud Abdulrachman Saleh Jalan Komodor Udara,Krajan,Bunut Wetan, Pakis, Malang, Jawa Timur hari ini, Rabu (2/9/2019)

120 pengungsi tersebut tiba menggunakan pesawat hercules tipe C-130. Mereka rata-rata berasal dari Madura, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo.

Namun ada juga di antara mereka yang berasal dari Jawa Tengah yaitu Purwokerto dan Solo.

Kebanyakan dari mereka meninggalkan Wamena tanpa membawa apa-apa.

(Satik Bersyukur Bisa Pulang ke Jatim, Meski Rumah dan Hartanya Habis Terbakar saat Kerusuhan Wamena)

Gubernur Khofifah berjanji akan memberikan bekal kepada mereka berupa pakaian, sembako, dan juga sejumlah uang.

“Kita menyiapkan pakaian siap pakai, kemudian ada sembako, ada juga untuk bekal mereka, masing-masing terima 1 juta” ujar Khofifah.

Selain bekal berupa sembako dan pakaian, Khofifah juga menyiapkan pendampingan Psikologi untuk pengungsi yang semuanya dalam penanganan pelayanan pemerintah provinsi Jawa Timur. 

(Ada 800 warga Madura Belum Bisa Pulang dari Wamena, Masih Tunggu Pesawat Hercules Jemput dari Jatim)

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved