Kepergok Menuntun Kabur Sepeda Motor Orang Lain, Pria Mojokerto Jadi Tahannan Polsek Krian

Seorang warga Mojokerto dihentikan warga saat sedang menuntun sebuah sepeda motor di Jalan Raden Saleh, Krian Sidoarjo pada Kamis (3/10/2019)

Kepergok Menuntun Kabur Sepeda Motor Orang Lain, Pria Mojokerto Jadi Tahannan Polsek Krian
Istimewa
Warga Mojokerto pencuri sepeda motor di Jalan Raden Saleh Waru Sidoarjo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Seorang warga Mojokerto dihentikan warga saat sedang menuntun sebuah sepeda motor di Jalan Raden Saleh pada Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 18.00.

Usut punya usut, sepeda motor yang dituntun pria ini merupakan milik orang lain yang baru saja digondol.

Kapolsek Waru, Kompol Saibani mengatakan saat itu korban atas nama Ponindar (56), warga Desa Sidorejo Kecamatan Krian menghadiri takziah di rumah saudaranya.

"Korban berboncengan bersama anaknya menaiki Honda Vario 150 cc warna hitam nopol W 6175 WV. Korban sendiri memarkirkan kendaraannya di dekat mulut gang dengan kondisi stang tak terkunci," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (4/10/2019).

(Pencuri Uang di Krian Sidoarjo Ditangkap Setelah Dijebak Pedagang Ikan dengan Kode 8 dan 9)

Usai menghadiri takziah, korban dan anaknya lantas menunaikan shalat isya di mushalla terdekat.

"Saat itulah pelaku yang bernama Suradi (28), warga Desa Kauman Kab. Mojokerto datang bermain ke rumah temannya yang kebetulan dekat dengan tempat takziah korban," ucap Kompol Saibani.

"Pelaku melihat motor korban dalam keadaan tak terkunci," tambahnya.

Melihat kesempatan tersebut, muncul niat jahat pelaku untuk mengambil motor korban.

Akhirnya dengan kondisi lingkungan sekitar cukup sepi, pelaku lantas menuntun motor tersebut keluar dari mulut gang.

"Namun ternyata ada warga yang tak sengaja melihat perbuatan pelaku. Oleh warga, pelaku dicegat dan ditanyai asal usul motor itu namun pelaku mengeluarkan banyak alasan," ucap Kompol Saibani.

(Komplotan Pencuri dari Malang Sasar Sekolah Tanpa Penjagaan, Jebol Pintu Pakai Tang Embat Komputer)

"Kebetulan korban yang telah selesai menunaikan shalat langsung melihat motornya telah dibawa kabur pelaku," terangnya.

Warga pun segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Waru.

Pelaku sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkuk di balik sel jeruji besi.

"Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP. Ancaman hukuman adalah tujuh tahun penjara," tandasnya.

(Komplotan Pencuri dari Malang Sasar Sekolah Tanpa Penjagaan, Jebol Pintu Pakai Tang Embat Komputer)

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved