Demi Lunasi Utang Rp 100 Juta, Pemuda dari Batu Ini Pura-pura Sewa Lalu Embat Mobil & 9 Sepeda Motor

Demi Lunasi Utang Rp 100 Juta, Pemuda dari Batu Ini Pura-pura Sewa Lalu Embat Mobil & 9 Sepeda Motor.

Penulis: Benni Indo | Editor: Sudarma Adi
SURYA/BENNI INDO
Tersangka penggelapan Khamim saat gelar rilis di Polres Batu, Senin (7/10/2019). 

Demi Lunasi Utang Rp 100 Juta, Pemuda dari Batu Ini Pura-pura Sewa Lalu Embat Mobil & 9 Sepeda Motor

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Polres Batu melalui Satreskrim menangkap pelaku penggelapan kendaraan.

Tidak tanggung-tanggung, barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebuah mobil Daihatsu Xenia dan 9 sepeda motor berbagai jenis.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan, pelaku yang berhasil diamankan adalah Khamim (29) asal Dusun Binangun, Desa/Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Percantik Dinding dengan Kreasi Seni Dekupase Teknik Batu Bata

5 Manfaat Es Batu untuk Kecantikan, Mengecilkan Pori-pori hingga Bikin Glowing Bak Glass Skin!

7 Destinasi Wisata di Indonesia yang Bernuansa Jepang, Coba Mandi di Onsen Songgoriti Batu

Khamim melakukan aksinya  di sejumlah titik di Malang Raya. Dalam pers rilis yang digelar di Mapolres Batu, Khamim mengaku butuh uang untuk melunasi utang.

“Saya punya utang sekitar RP 100 juta,” aku Khamim, Senin (7/10/2019).

Kendaraan yang digelapkan lalu ada yang dijual dan digadaikan oleh Khamim. Untuk kendaraan roda dua, Khamim memberi harga Rp 2.5 juta per unit untuk digadaikan. Sedangkan mobil, Khamim mematok harga Rp 26 juta.

Penangkapan Khamim diawali dari laporan seorang warga yang masuk ke Polres Batu.

“Berdasarkan adanya laporan dari masyarakat ke Polres Batu bahwa kendaraannya disewa oleh Khamim pada 21 Maret 2019,” ujar Harvi, Senin (7/10/2019).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Harvi, Khamim menyewa kendaraan roda dua senilai Rp 70 ribu per hari. Terhadap korban yang melapor ke Polres Batu, Khamim berjanji menyewa motor selama empat hari yakni berakhir 25 Maret 2019.

“Namun ternyata kendaraan korban tidak kunjung kembali. Hingga akhirnya pada 27 September lalu korban melapor ke Polres Batu,” ujar Harvi.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, polisi kemudian mengetahui keberadaan Khamim. Hanya dalam waktu seminggu, petugas berhasil mengamankan Khamim.

Saat diamankan, Khamim mencoba untuk mengelak dan membantah. Namun berdasarkan bukti-bukti yang dibawa petugas, Khamim akhirnya mengakui perbuatannya.

“Saat itu awalnya ada satu kendaraan sepeda motor. Setelah didalami ternyata menggelapkan kendaraan Daihatsu Xenia juga dan ada 9 motor, dalam kondisi yang masih layak pakai dan bagus,” ungkap Harvi.

Sejauh ini, Khamim mengaku melakukan perbuatannya hanya sendirian. Namun polisi masih mendalami. Pasalnya, Khamim menjual kendaraan hasil penggelapan ke luar kota, bahkan sampai ke Bali.

“Kami sampaikan kepada masyarakat di wilayah Malang Raya, yang mungkin ada laporan polisi kendaraannya disewa atau digelapkan silahkan menghubungi kami dan membawa tanda bukti,” imbau Harvi.

Kerugian yang ditaksir atas penggelapan Khamim sebanyak Rp 200 juta. Akibat pebuatannya, Khamim terancam penjara paling lama empat tahun karena telah melanggar pasal 372 KUHP

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved