PT Persebaya Indonesia Gugat Pemkot Surabaya, Pertanyakan 'Pengusiran Pemain U-19'

Melalui direktur Saleh Hanifaf, PT Persebaya Indonesia layangkan gugatan terhadap Pemkot Surabaya melalui Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa(8/1/2019)

PT Persebaya Indonesia Gugat Pemkot Surabaya, Pertanyakan 'Pengusiran Pemain U-19'
Istimewa
Suasana sidang gugatan antara PT. Persebaya Indonesia dan Pemkot Surabaya terkait Wisma Karanggayam 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Melalui direktur Saleh Hanifaf, PT. Persebaya Indonesia layangkan gugatan ke Pengadilan Negeri terhadap Pemkot Surabaya

Gugatan ini dilayangkan terkait penerbitan sertifikat hak pakai (SHP) atas Wisma Persebaya di jalan Karanggayam, yang saat ini telah dieksekusi oleh Kejari Surabaya berdasarkan surat kuasa khusus dari Pemkot Surabaya

Sidang gugatan tersebut dipimpin oleh ketua majelis hakim Martin Ginting  dengan agenda pembacaan surat gugatan dari pihak PT Persebaya selaku penggugat.

Persidangan ini berlanjut ke proses mediasi.

(Cerita Bonita Anggi, Dapat Kado Spesial Saat Saksikan Persebaya hingga Aktif Kegiatan Sosial)

Saat ini pihak Pemkot sendiri masih belum menunjuk kuasa hukum dalam proses persidangan ini, meski ada seorang ASN dari Bidang Hukum yang hadir dalam persidangan. 

"Surat kuasa masih proses, sementara masih bidang hukum yang turun," kata Muhammad Fajar, Selasa, (8/10/2019). 

Saat ditanya dalil dalil gugatan penggugat, Bidang Hukum Pemkot Surabaya ini mengaku akan fighter dalam pembuktian.

"Intinya kami siap menghadapi gugatannya," pungkas Muhammad Fajar.

Adapun kuasa hukum PT Persebaya, Moch Yusron Marzuki menuding, Pemkot Surabaya dan BPN telah melakukan perbuatan melanggar hukum atas diterbitkan Sertifikat Hak Pakai yang berdiri bangunan untuk Wisma Persebaya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved