Ngaku Tim Buser, Pria di Blitar Rampas Ponsel Gadis, Gagal Kabur Naik Pesawat
Masyarakat wajib waspada saat berkendara sendirian di malam hari. Sebaiknya waspada dan jangan mudah berhenti meski dihentikan oleh seseorang yang me
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Masyarakat wajib waspada saat berkendara sendirian di malam hari.
Sebaiknya waspada dan jangan mudah berhenti meski dihentikan oleh seseorang yang mengaku polisi.
Sebab, petugas Polres Blitar berhasil mengungkap kasus perampasan handphone (HP), dengan modus si pelaku mengaku sebagai buser.
Pelakunya adalah Andi Saputra alias Colopok (25), warga Kelurahan Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
(Nasib Apes Pemuda Surabaya Rampas HP Korban Bersama Gerombolan, Tak Berkutik Ditangkap Ayah Korban)
Ia ditangkap di Bandara Juanda, Surabaya pada Rabu (9/10/2019) malam, saat akan kabur ke Palangkaraya, Kalimantan Barat.
"Kami memburunya ketika dapat informasi kalau pelaku akan kabur ke Palangkaraya. Begitu kami kejar, ia masih di bandara, dan sedang menunggu keberangkatan pesawat," ucap AKP Shodiq Efendi, Kasatreskrim Polres Blitar.
"Mungkin, kalau anggota sedikit terlambat, bisa jadi si pelaku sudah kabur. Untungnya, anggota datang tepat pada waktunya," katanya pada Kamis (10/10/2019).
Menurutnya, korban kasus ini adalah Indah, gadis berusia 21 tahun, asal Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
Sementara, kejadiannya sendiri berlangsung pada Kamis (10/1/2019) lalu. Itu terjadi malam hari atau pukul 19.00 WIB.
Saat itu, korban mengendarai sepeda motor sendirian, dan melaju dari arah utara atau Bendungan Jegu (PLTA Jegu).
Katanya, korban hendak pulang setelah dari rumah temannya.
(Cerita Jambret Kenjeran Aniaya Bocah dan Rampas Ponsel, Ditangkap Ayah Korban dan Ditinggal Teman)
Sesampai di depan lapangan sepak bola Jegu, yang kondisinya sepi meski jalan raya, laju sepeda motor korban dihentikan oleh seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor.
Si pria yang tak lain pelakunya itu sempat mengikuti korban. Entah diikuti mulai dari mana, korban tak tahu.
Tiba-tiba, si pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion itu langsung berteriak berhenti-berhenti.
"Dia datang dari arah belakang korban, sambil berteriak-teriak, berhenti. Tangannya sempat memukul helm korban, sambil bilang, kamu itu diteriaki dari tadi, dan disuruh berhenti, tak berhenti-berhenti," ujar Shodiq menirukan pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/polres-blitar-kasus-pria-mengaku-tim-buser-merampas-ponsel-wanita.jpg)