Portal di Jalur Klemuk Kota Batu Dipermanenkan, Pasca Rusak Ditabrak Kendaraan 3 Kali dalam Sebulan

Portal di jalur Klemuk diperbaiki setelah rusak karena ditabrak kendaraan sebanyak 3 kali dalam sebulan.

Portal di Jalur Klemuk Kota Batu Dipermanenkan, Pasca Rusak Ditabrak Kendaraan 3 Kali dalam Sebulan
ISTIMEWA
Petugas dan masyarakat memperbaiki jalur Klemuk. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Portal di jalur Klemuk diperbaiki setelah rusak karena ditabrak kendaraan. 

Dinas Perhubungan Kota Batu bersama warga Songgoriti memperbaiki portal setinggi 2 meter yang dipasang di jalur alternatif Kota Batu dengan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang itu.

Selama sebulan belakangan, portal tersebut diterobos tiga kali.

Akibatnya, bagian atas portal bengkok. Pondasi juga retak dan rawan roboh.

Baru Dibangun 2 Minggu Lalu, Portal Peringatan Rambu Lalin di Jalur Klemuk Kota Batu Rusak

"Kami bersama masyarakat memperbaiki portal yang bengkok akibat diterobos kendaraan dengan tinggi lebih dari 2 meter. Perbaikan portal dilakukan agar kendaraan besar tak lagi melintas di jalur rawan laka ini," ujar Kabid Lalin Dishub Kota Batu Hariadi, Jumat (11/10/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelumnya portal yang telah bengkok dikhawatirkan ambruk akibat ditabrak.

Karena itu dengan gotong royong pihaknya bersama masyarakat memperbaiki protal Klemuk.

Setelah dilakukan perbaikan, Hariadi berharap pengendara lebih tertib aturan lalu lintas.

Beasiswa Bidik Misi Ganti Nama Jadi KIP Kuliah, Bakal Jangkau 800 Ribu Mahasiswa pada 2020

Karena jika pengemudi memaksakan kehendak untuk menerobos portal setinggi 2 meter dikhawatirkan terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban.

"Kami harap demi keselamatan bersama, setelah dilakukan perbaikan portal. Kendaraan yang memiliki tinggi lebih dari 2 meter tidak melalui jalur alternatif Klemuk. Tapi bisa melalui jalur Payung," paparnya.

Dalam pelaksanaanya, Dishub Kota Batu memperbaiki dengan portal permanen.

Yakni besi portal diisi dengan semen cor untuk yang vertikal.

Sedangkan untuk yang horinzontal besi diperbesar diameter besi dan diberi kawat duri.

"Dengan perbaikan konstruksi itu kami harap kendaraan dengan tinggi lebih dari 2 meter yang memaksa melewati jalur akan tersangkut dan berhenti langsung. Jika memaksa kendaraan akan tergores oleh kawat duri," pungkasnya. (Surya/Benni Indo)

Keluhan Pemilk Travel Ada Surat Edaran Larang Angkut Penumpang di Abdulrachman Saleh, Sepi Orderan

Penulis: Benni Indo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved