Kampus di Surabaya

Progesteron UNAIR Ajak Siswa SMP Belajar Pendidikan Seksual ' Jangan Dianggap Tabu'

Mahasiswa baru Universitas Airlangga yang tergabung dalam PROGESTERON Kunjungi siswa-siswi SMP berikan ilmu kesehatan seksual.

Progesteron UNAIR Ajak Siswa SMP Belajar Pendidikan Seksual ' Jangan Dianggap Tabu'
Istimewa
Mahasiswa baru Universitas Airlangga yang tergabung dalam PROGESTERON Kunjungi siswa-siswi SMP berikan ilmu kesehatan seksual. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahasiswa baru Universitas Airlangga yang tergabung dalam Program from Costae to Raise Sexual and Reproductive Health Awareness (PROGESTERON) memberikan pengetahuan mengenai kesehatan seksual.

Acara ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama siswa-siswi SMP mengenai reproduksi dan pelecehan seksual.

"Acara ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengetahuan seksual," kata Dekan FK Unair Prof Dr dr Soetojo, Minggu (13/10/2019).

Soetojo menilai penyebab kekerasan seksual adalah karena kurangnya edukasi masyarakat maupun pelaku itu sendiri.

(Dosen Unair Sebut Pembajakan Buku Bisa Matikan Dunia Literasi: Harus Ditindak Secara Pidana)

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak menganggap pengetahuan seksual sebagai hal yang tabu.

"Jangan anggap itu tabu, justru harus mengetahui hal-hal tersebut agar tidak terjadi kejahatan seksual lagi khususnya di Surabaya," kata dia.

Acara tersebut dilakukan dengan memberikan penyuluhan ke beberapa siswa SMP di Surabaya terkait pubertas.

Ada juga ilmu kesehatan reproduksi, bahaya pornografi dan cara pembelaan diri ketika sedang mengalami pelecehan seksual di depan publik.

Selain itu, terdapat pameran seni beberapa lukisan hingga patung bertemakan kesehatan reproduksi karya dr Aucky Hinting, Ph.D., Sp.And dan beberapa mahasiswa baru FK UNAIR 2019.

(Seminarkan Antisipasi Bencana, Rektor Unair: Kalau Tidak Dikelola Kerugian Sangat Besar)

Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM FK UNAIR Zaki Anshari Farid turut menggandeng komunitas Hollaback! dan dua pembicara forum grup diskusi tentang sexual harassement awareness.

"Kegiatan ini untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya perhatian lebih permasalahan pelecehan dan kekerasan seksual," ucap Zaki.

"Sekaligus untuk mengedukasi bagaimana cara kita bertindak ketika melihat itu juga bahaya dari kekekasan seksual," tutup Zaki.

(Dosen Unair Sebut Pembajakan Buku Bisa Matikan Dunia Literasi: Harus Ditindak Secara Pidana)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved