Diduga Potong Gaji Pegawai Sebagai 'Infaq', Kepala Dinas Kesehatan Gresik Diperiksa Inspektorat

Inspektorat Kabupaten Gresik memeriksa Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali.

Diduga Potong Gaji Pegawai Sebagai 'Infaq', Kepala Dinas Kesehatan Gresik Diperiksa Inspektorat
SURYA/SUGIYONO
INSPEKTORAT - Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik digunakan tempat klarifikasi inspektorat terkait dugaan pemotongan gaji PNS di Dinkes Kabupaten Gresik, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Inspektorat Kabupaten Gresik memeriksa Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali.

Pemeriksaan tersebut terkait dugaan pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Pemeriksaan inspektorat dilakukan ruang Kadinkes Kabupaten Gresik lantai 2.

Hampir selama 4 jam sampai pukul 17.00 WIB, mantan Sekretaris Dinas Kesehatan drg. Saifudin Ghozali diperiksa.

(Kasus Pemotongan Isentif Pegawai BPPKAD, Sekda Gresik Hilang, Kejari Harap Tak Ada Jemput Paksa)

Namun, ketika dikonfirmasi wartawan terkait hasil pemeriksaan, pihak Sekretariat Inspektorat Kabupaten Gresik Moh Kurniawan Eko Yulianto mengatakan belum ada hasilnya.

"Masih dalam proses. Kami belum bisa menyimpulkan. Kalau bisa diperlukan pemeriksaan ulang. Ya kami periksa lagi," kata Kurniawan yang akrab disapa Wawan, Kamis (17/10/2019).

Diketahui, pimpinan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik diduga memotong gaji pegawai Kesehatan di Puskesmas sampai pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Dalihnya potongan tersebut diwajib dan digunakan infaq.

Pemotongan gaji PNS besarnya bervariasi, mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per orang.

Pegawai yang dipotong gajinya tidak bisa berbuat apa apa. Sebab, takut dipecat dan dimutasi.

(Ngutil Rp 1,1 Miliar Dana Hibah Pilkada 2015, Bendahara KPU Lamongan Ditetapkan Tersangka Korupsi)

Bukti itu ditemukan para pegawai ketika print out buku rekening dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Sampai hari ini Oktober 2019 belum ada kejelasan. Apakah ada kesalahan transaksi ataupun kurang, baik dari bendahara maupun dari Kepala Dinas," kata pegawai kepada LSM.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg. Saifudin Ghozali saat dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan gaji PNS Dinkes Gresik tidak menjawab dengan jelas.

"Ini hanya klarifikasi," kata drg. Saifudin Ghozali dengan buru-buru keluar kantor.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Emosi Eks Kabid Olahraga Didakwa Korupsi Dispora Pasuruan, Pilih Ajukan Eksepsi: Saya Tak Bawa Uang)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved