MOTIF Penamparan Motivator di Malang, Pelaku Tersinggung Karena Diejek Siswa, 8 Siswa Jadi Korban

MOTIF Penamparan Motivator di Malang, Pelaku Tersinggung Karena Diejek Siswa, 8 Siswa Jadi Korban.

MOTIF Penamparan Motivator di Malang, Pelaku Tersinggung Karena Diejek Siswa, 8 Siswa Jadi Korban
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Nurcholis, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (19/10/2019) menunjukkan lokasi berdiri motivator saat menampar siswanya pada Kamis (18/10/2019). 

MOTIF Penamparan Motivator di Malang, Pelaku Tersinggung Karena Diejek Siswa, 8 Siswa Jadi Korban

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi terus mendalami kasus penamparan motivator di Malang oleh Motivator Bisnis Agus Setiawan terhadap siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, kamis (17/10/2019) silam.

Belakangan setelah diamankan oleh Anggota Polresta Malang di Bandara Juanda, pukul 14.15 WIB, terkuak motif penamparan yang dilakukan Agus.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, Agus gelap mata hingga memukul delapan siswa di sekolah tersebut karena merasa tersinggung.

FAKTA BARU Polisi Periksa Pelaku Kasus Penamparan Motivator di Malang, Bakal Disanksi Kekerasan Anak

Kasus Siswa SMK Malang Ditampar Motivator Wirausaha, Kepala Sekolah Serahkan Sepenuhnya ke Polisi

BREAKING NEWS - Pelaku Penamparan Siswa SMK Malang Tertangkap, Si Motivator Dirungkus di Surabaya

"Pelaku merasa emosional itu, karena diejek," katanya di Balai Wartawan Mapolda Jatim, jumat (18/10/2019).

Barung menerangkan, insiden itu terjadi saat berlangsungnya acara 'Seminar Motivasi Berwirausaha' yang diadakan oleh pihak kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Kota Surabaya.

"Telah berlangsung kegiatan 'Seminar Motivasi Berwirausaha' dengan peserta sejumlah sekitar 80-90 anak," terangnya.

Ditengah sesi penyampaian motivasi, lanjut Barung, terjadi sedikit kekeliruan dalam proses penulisan alat peraga motivasi berupa tampilan monitor.

"Kan ada tulisan itu Go harusnya sendiri, terus ada BLOK, nah ini disambung, ada kekeliruan," jelasnya.

Karena merasa tersinggung, ungkap Barung, Agus lantas menegur beberapa siswa yang dianggap melecehkan dirinya.

Lalu Agus meminta para siswa tersebut berdiri di depan 90 peserta motivasi lainnya yang terdiri dari murid dari Kelas 10, 11 dan 12 dari Prodi Multimedia Jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang.

"Dia panggil anak pada baris kesatu dan kedua diperintahkan oleh Agus untuk maju menghadap kearah peserta lainnya," tuturnya.

Lalu, terjadilah insiden pemukulan tersebut yang terekam kamera ponsel dari satu diantara peserta seminar tersebut.

"Kemudian oleh Agus diduga meneriakkan kata berbunyi 'goblok' dan 'duduk' sambil melakukan tindakan pemukulan sejenis tempeleng dengan tangan kepada siswa yang diperintahkan untuk maju," terangnya.

"Setelah itu memerintahkan peserta yang telah dipukul untuk kembali ke barisan peserta," tambahnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved