Satu Orang Dilaporkan Meninggal Akibat Angin Kencang di Kota Batu

Satu orang warga Kota Batu dikabarkan meninggal karena tertimpa pohon ketika angin kencang terjadi di kawasan Kota Batu

Satu Orang Dilaporkan Meninggal Akibat Angin Kencang di Kota Batu
ISTIMEWA/TRIBUN JATENG
Angin kencang 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Satu orang warga Kota Batu dikabarkan meninggal karena tertimpa pohon ketika angin kencang terjadi di kawasan Kota Batu.

Berdasarkan informasi, warga yang meninggal bernama Sodiq dari Desa Gunungsari, Kota Batu.

“Satu orang meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka dan gangguan saluran pernafasan. Sampai laporan ini dikeluarkan, jumlah pengungsi sementara kurang lebih 550 jiwa,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim berdasarkan keterangan tertulis yang disebarkan, Minggu (20/10/2019).

Dijelaskan lebih jauh oleh Rochim, angin kencang melanda Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji Kota Batu sejak Sabtu malam (19/10/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Sampai pada hari Minggu, 20 Oktober 2019 angin masih berhembus kencang.

“Seluruh wilayah Desa Sumberbrantas hampir seluruhnya lumpuh. Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum. Hingga saat ini listrik masih padam dan mengganggu jaringan komunikasi,” ujar Rochim kepada Tribunjatim.com.

Angin Ribut Landa Kota Malang, BPBD Imbau Masyarakat Waspada

Lagi Asyik Ngopi, Seorang Remaja Diserang Sekelompok Orang, Polisi Ringkus Pelakunya

Kebakaran Hutan dan Lahan di Sekitar Jember, Warga Mulai Rasakan Guyuran Hujan Abu Hitam

Kerusakan yang terjadi di antaranya adalah bangunan rumah, fasilitas umum, jaringan komunikasi, serta jaringan listrik. Petugas masih belum selesai melakukan pendataan hingga berita ini dibuat pada pukul 20.17 wib.

Informasi yang didapatkan Surya di lapangan, pengungsi balita diamankan di rumah dinas Wali Kota Batu. Sedangkan pengungsi dewasa diamankan di Posko BPBD Kota Batu yang berada di Bumiaji.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko kepada Surya menjelaskan kalau pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Mojokerto. Dewanti mengimbau agar jalur dari Pacet dan Cangar ditutup sementara bagi pengendara. Pasalnya, angin kencang sangat membahayakan jiwa.

“Pak Sekda Batu dan Kabupaten Mojokerto sudah koordinasi. Begitu juga Kapolres Batu dan Mojokerto. Kami minta ditutup dulu sampai kondisi betul-betul aman,” ujar Dewanti kepada Tribunjatim.com.

Dewanti juga mengatakan agar petugas tetap siaga sembari berharap kondisi alam kembali normal. Pemkot Batu juga akan mengganti kerusakan rumah warga. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved