Tergiur Untung Rp 10 Juta Per Pekan, Tukang Jagal di Jombang Ini jadi Pengedar Sabu-sabu

Petugas Satres Narkoba Polres Jombang, menggelar rekonstruksi terhadap Reza Ardiansyah alias Bajol (24) pengedar sabu-sabu yang tergolong beromset

Today Online
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Petugas Satres Narkoba Polres Jombang, menggelar rekonstruksi terhadap Reza Ardiansyah alias Bajol (24) pengedar sabu-sabu yang tergolong beromset besar, Kamis (24/10/2019).

Dalam rekonstruksi ini terungkap, pemuda penjagal sapi ini ditangkap saat sedang sibuk menimbang kristal haram itu di rumahnya Desa Sambongdukuh Kecamatan Jombang, Sabtu (19/10/2019) lalu.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku dia mendapatkan sabu dari bandar asal Surabaya. Hanya saja, untuk mengungkap bandar besar ini, polisi masih kesulitan lantaran pengambilannya menggunakan sistem ranjau.

"Bajol kami tangkap dari informasi pengedar yang kami tangkap sebelumnya. Jadi ini putusnya di pengendali, karena menggunakan nomor pribadi dan yang bisa menghubungi hanya pengendali ini," ungkap Kasatres Narkoba AKP Mochammad Mukid, usai rekonstruksi kepada surya.co.id.

Mukid menjelaskan, pelaku mengaku tertarik mengedarkan sabu-sabu karena tergiur dengan keuntungan besar dengan cepat. Setiap satu gram sabu yang diperoleh dengan harga Rp 1,4 juta, dia jual harga Rp 2,4 juta.

Menteri Agama Disebut Bukan Kader NU, PWNU Jatim: Kami akan Kritis Siapapun Pemerintahnya

Sandiaga Uno Merasa Amazing Nadiem Makarim Dipilih Jokowi Jadi Mendikbud, Dia Milenial

Driver Taksi Online di Surabaya Dibunuh Penumpangnya Sendiri, Calon Istri: Orangnya Ringan Tangan

"Jadi sekali pengambilan 5 gram sabu, dia dapat untung Rp 5 juta. Padahal dalam satu minggu dia melakukan pengambilan dua kali. Sehingga dalam seminggu dapat Rp 10 juta," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Penangkapan terhadap Reza Ardiansyah alias Bajol ini setelah sebelumnya polisi menangkap Agus Sulistyono alias Potro (36) warga Desa Pulolor Kecamatan Jombang Kota.

Pria yang bekerja sebagai makelar motor ini dibekuk di Jalan Pahlawan Kelurahan Kepanjen, Jombang Kota. Saat itu, pelaku tengah berada di depan sebuah rumah kos.

Dari Potro selanjutnya diperoleh informasi pengedar lain. Yakni Bajol.

"Total barang bukti yang kami sita dari bajol lebih dari 5 gram, dibagi dalam tiga plastik klip dengan berat berbeda masing-masing, 4,06 gram, 1,10 gram dan 0,44 gram, total 5,60 gram sabu yang kami temukan," tandasnya kepada Tribunjatim.com.

Kedua pelaku kini masih menjalani proses penyidikan di Satres Narkoba.

"Keduanya kami jerat pasal 114,112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved