Lengah di Gim Pamungkas, Fitriani Tersingkir dari French Open 2019
Tumbangnya Fitriani membuat Indonesia kehabisan wakil pada nomor tunggal putri di French Open 2019.
TRIBUNJATIM.COM - Tumbangnya Fitriani membuat Indonesia kehabisan wakil pada nomor tunggal putri di French Open 2019.
Fitriani takluk dari wakil China, He Bingjiao pada babak kedua French Open 2019 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Kamis (25/10/2019).
Tercatat, He Bingjiao selalu memberi Fitriani kekalahan dalam empat pertemuan terakhir.
Sempat unggul di gim pertama, Fitriani akhirnya harus takluk rubber game dari He dengan skor akhir 21-18, 10-21, 20-22.
Harapan Indonesia untuk mendulang medali dari nomor tunggal putri pun kembali pupus setelah tak lagi memiliki wakil di babak perempat final French Open 2019.
• Jonatan Christie Melangkah ke Perempat Final French Open 2019 setelah Kalahkan Wakil Hongkong
• Seusai Tundukkan Persebaya, Pelatih Persela Lamongan Berharap Permainan Skuatnya Konsisten
Fitriani sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Sekalipun terus tertinggal, namun Fitriani mampu membalikkan keadaan dan merebut skor 21-18.
Sayangnya, Fitriani gagal melanjutkan tren positif itu di gim kedua. Ia bahkan kalah jauh dengan skor 10-21.
"Pada gim pertama, saya coba main sabar saja, karena saya nggak bisa matiin dia. Saya terus mencoba masuk ke pola main saya sendiri," ujar Fitriani dikutip Bolasport.com (TribunJatim.com Network) dari Badmintonindonesia.org.
"Saya terus ketinggalan, tapi di akhir-akhir lawan banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan mungkin gerakannya nggak bisa luwes karena dia kan lagi sakit pinggang,” imbuhnya.
Menghadapi lawan yang sedang tidak dalam kondisi ideal, Fitriani justru lengah di gim pamungkas.
• David da Silva Seret Gol, Pelatih Persebaya Akui Sang Predator Belum 100 Persen seperti Musim Lalu
• Hasil PSM Vs Madura United 1-0, Gol Marc Klok Buat Madura United Kembali Gagal Curi Poin di Makassar
Keunggulan yang terus dikantonginya dari He sejak awal gim tidak dapat dia konversi menjadi kemenangan.
Fitriani sebenarnya tinggal membukukan satu angka terakhir saat kedudukan 20-16. Namun malang baginya, He justru mampu menyusul usul enam poin berurutan sehingga menang dramatis 22-20.
"Pada gim kedua , saya sedikit menang angin dan kurang bisa mengontrolnya. Di gim ketiga sudah unggul 20-16, saya buru-buru menyerang, tapi dia sudah siap terus. Ujung-ujungnya Fitri yang mati," sesal pemain kelahiran Garut ini.
"Terus setelah itu dia banyak spekulasi, sementara saya dari awal defendnya lagi kurang rapat. Tadi feelingnya juga kurang dapet," lanjutnya.
Pada akhirnya, Fitriani mengakui bahwa dirinya lengah.
• Pemain Arema FC Kehabisan Bensin Saat Hadapi Tira Persikabo, Arthur Cunha Puas dengan Hasil Laga
• Line-up Final Pembalap MotoGP 2020, Ada Dua Rookie pada Musim Depan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/fitriani-tampil-pada-pertandingan-babak-pertama-china-open-2019.jpg)