Kabinet Jokowi Jilid 2

Mantan Ketua KPK Sebut Ada 2 Menteri dalam Kabinet Baru yang Dianggap 'Not Right Man In Right Job'

Mantan Ketua KPK sebut ada 2 menteri dalam kabinet baru yang dianggap 'not right man in right job'.

surya/han
Mantan Ketua KPK sebut ada 2 menteri dalam kabinet baru yang dianggap 'not right man in right job' 

Mantan Ketua KPK sebut ada 2 menteri dalam kabinet baru yang dianggap 'not right man in right job'.

TRIBUNJATIM.COM - Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas menanggapi susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin.

Saat ditanyai mengenai susunan kabinet, Busyro Muqoddas mengaku malas menanggapi Kabinet Indonesia Maju yang dibentuk Presiden Jokowi.

"Malas saya menanggapi kabinet, tapi saya mau tetap menyampaikan pada masyarakat, ada beberapa yang tidak sesuai kapasitasnya," kata Busyro Muqoddas pasca menghadiri Dies Natalis ke-61 UMS di Sukoharjo, Kamis (24/10/2019).

Prabowo Ditolak Direktur Amnesty International Jadi Menteri Pertahanan, Singgung tentang HAM

Busyro Muqoddas mencontohkan ada beberapa kementerian yang dianggapnya sebagai 'not right man in right job' atau orang tidak tidak tepat dalam pekerjaannya, yakni Kementrian Agama (Kemenag) dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Kalau menempatkan Fachrul Razi dari basic TNI karena radikalisme itu tidak tepat, karena urusan Kemenag tidak hanya itu," jelasnya.

"Apalagi radikalisme terlalu mengerucut pada simbol dan gerakan satu agama tertentu," tutur dia menegaskan.

Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, seusai acara Dies Natalis ke-61 UMS di Sukoharjo, Kamis (24/10/2019).
Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, seusai acara Dies Natalis ke-61 UMS di Sukoharjo, Kamis (24/10/2019). (TribunSolo.com/Agil Tri)

Usman Hamid Direktur Amnesty International Nilai Kabinet E, Najwa Shihab: Enggak Ada Bagusnya?

Satu lagi mengenai Mendikbud, sebagai kementrian yang akan menentukan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, seharusnya dipimpin oleh orang yang memahami dunia pendidikan.

Dia juga mengritisi komposisi kabinet penegakan hukum.

Menurutnya, penegakan hukum ke depan sangat ditentukan oleh suprastruktur kekuasaan pemerintah, baik dari istana maupun DPR.

Bocoran Nama-nama Wakil Menteri yang Akan Diumumkan Presiden Jokowi, Siapa Saja?

Kehadiran Mahfud MD di posisi Menko Polhukam, menurut Busyro Muqoddas tetap tidak mudah memberikan dampak besar, karena dibayangi beberapa tokoh yang lebih senior.

"Mahfud MD kita harapkan bisa membenahi."

"Tapi dia tidak bisa berdiri sendiri karena ada orang-orang lain yang punya senioritas dan pengalaman di dalam kultur Orde Baru," aku dia.

"Semisalnya sejumlah tokoh Orde Baru yang sekarang ini masih direkrut lagi, itu menjadi faktor Menko Polhukam ini bisa leluasa atau tidak," pungkasnya. 

Download Lagu MP3 Asmara atau Nungguin Ya? DJ Remix Setia Band yang Viral di Tik Tok

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Busyro Muqoddas Akui Malas Tanggapi Kabinet Baru, Tetapi Sebut Ada yang Tidak Sesuai Kapasitasnya.

Editor: Alga W
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved