Perusahaan Pengolahan Kayu CV Elaf Deninda di Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Kerugian mencapai Rp 5 Miliar dialami CV Elaf Deninda , perusahaan pengolahan kayu di Ds. Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan.

Tayang:
SURYA.CO.ID/HANIF MANSHURI
Pabrik pengolahan kayu CV AD saat terbakat tadi malam, Kamis (24/10/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kerugian mencapai Rp 5 Miliar dialami CV Elaf Deninda , perusahaan pengolahan kayu di Ds. Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Jawa Timur akibat dilalap si jago merah, Kamis (24/10/2019) malam.

Lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan tidak berhasil menyelamatkan perusahaan tersebut.

Awal insiden itu terjadi sekitar pukul 18. 54 WIB, dan kali pertama diketahui sang penjaga pabrik, Warsit.

Ia melihat api muncul dari bagian salah satu ruangan pengolahan kayu. Pada titik ruangan itu terdapat banyak tumpukan serbuk sisa kayu yang menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke ruangan lainya.

Melihat api yang sudah mulai merambat, saksi Warsit bergegas melaporkan kejadian yang dilihatnya kepada Tri (salah satu karyawan yang dituakan di pabrik pengolahan kayu, red).

Wakil Bupati dan Sekretaris Kabupaten Lamongan Berebut Kursi Calon Bupati via Nasdem

Bersamaan itu api terus membesar dan Tri bersama Warsit menghubungi PT Interkraf meminta bantuan untuk memadamkan api dengan mobil PMK yang dimiliki PT Interkraf.

"PT Interkraf ini pabrik terdekat dengan dengan tempat kejadian," kata saksi Warsit kepada petugas Polsek.

Tak hanya meminta bantuan ke PT Interkraf, pihak perusahaan yang nahas juga menghubungi PMK Babat.

Hampir satu jam kemudian, 1 Unit mobil PMK milik PT Interkraf tiba di CV Elaf Deninda dan melakukan upaya pemadaman.

Kemudian disusul sekitar pukul 20.00 WIB, 2 unit mobil PMK Babat tiba di tempat kejadian.

Tiga mobil PMK yang tiba dilokasi belum sepenuhnya mampu menguasai api.

Sehingga pihak perusahaan meminta tambahan bantuan mobil PMK dari Lamongan.

Petugas lima mobil penjinak api akhirnya berjibagu memadamkan api dari berbagai sudut.

Seusai Tundukkan Persebaya, Pelatih Persela Lamongan Berharap Permainan Skuatnya Konsisten

Angin kencang yang malam itu terjadi sedikit merepotkan petugas. Sehingga butuh strategi untuk memadamkan api sekaligus proses pembasahan.

Api melumat perusahaan dan tak banyak barang yang bisa diselamatkan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved