Jumlah TPS di Pilwali Kota Blitar 2020 Berkurang 167 TPS, Penyebabnya ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mulai membahas persiapan tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilwali Kota Blitar 2020

Jumlah TPS di Pilwali Kota Blitar 2020 Berkurang 167 TPS, Penyebabnya ini
SURYA/SAMSUL HADI
Suasana rapat pleno penetapan syarat minimal dukungan bagi calon perseorangan pada Pilwali Kota Blitar 2020 di kantor KPU Kota Blitar. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mulai membahas persiapan tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilwali Kota Blitar 2020.

KPU menyebutkan jumlah TPS di Pilwali Kota 2020 sebanyak 311 TPS.

Jumlah TPS di Pilwali 2020 itu berkurang jika dibandingkan dengan jumlah TPS pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2019, jumlah TPS di Kota Blitar sebanyak 478 TPS. Berarti jumlah TPS di Pilwali Kota Blitar berkurang 167 TPS dibandingkan pada Pemilu 2019.

"Kalau dibandingkan dengan Pemilu 2019, jumlah TPS di Pilwali 2020 berkurang. Karena jenis pemilihannya beda, kami tidak bisa pakai jumlah TPS di Pemilu 2019," kata Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib, Rabu (30/10/2019).

Khabib mengatakan jumlah TPS di Pilwali 2020 ini mengacu pada Pilwali periode sebelumnya (2015). Sebenarnya, KPU juga bisa mengacu pada Pilgub Jatim 2018 untuk jumlah TPS.

Tetapi, jumlah TPS di Pilgub Jatim terlalu sedikit. Jumlah TPS pada Pilgub Jatim 2018 di Kota Blitar sebanyak 249 TPS.
"Sebenarnya, kami mau mengacu pada Pilgub Jatim, tapi jumlah TPS-nya terlalu sedikit. Akhirnya, kami mengacu di Pilwali periode sebelumnya," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, dengan jumlah TPS itu, KPU berharap akan meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti Pilwali 2020. Harapannya, masyarakat lebih mudah menyalurkan hak pilihnya kalau lokasi TPS-nya dekat dengan tempat tinggal.

"Kami punya target partisipasi pemilih, jumlah TPS itu akan mempengaruhi jumlah partisipasi pemilih. Semakin banyak dan mudah terjangkau, harapannya banyak warga yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya," katanya.

Selain TPS, kata Khabib, KPU juga sudah menetapkan syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan di Pilwali Kota Blitar 2020.

Penetapan syarat minimal dukungan bagi calon perseorangan dilakukan berdasarkan PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Kepala Daerah.

Keinginan Lain Sosok Pemohon Ganti Kelamin Wanita ke Pria Dikuak Hakim, Minta Namanya Diubah

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Dedik Setiawan Bakal Naik Meja Operasi

Dalam PKPU itu menyebutkan syarat minimal dukungan bagi calon perseorangan yaitu 10 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu terakhir. Pemilu terakhir di Kota Blitar, yaitu Pilpres dan Pileg 2019.

Jumlah DPT pada Pilpres dan Pileg di Kota Blitar sebanyak 113.544 jiwa. Berarti 10 persen dari jumlah itu sekitar 11.354,4 jiwa. Tetapi, karena berlaku pembulatan ke atas, jumlah syarat minimal dukungan calon perseorangan di Pilwali Kota Blitar ditetapkan sebanyak 11.355 jiwa.

"Karena pembulatannya ke atas, jumlah syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan kami tetapkan sebanyak 11.355 dukungan," kata Khabib. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved