Tol Probolinggo-Lumajang Mendesak Dibangun, PU Binamarga Jatim Harapkan Segera Ada Investor

Pemprov Jatim berharap segera ada investor atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bersedia merealisasikan sejumlah rencana pembangunan ruas jalan tol

Tol Probolinggo-Lumajang Mendesak Dibangun, PU Binamarga Jatim Harapkan Segera Ada Investor
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Presiden Joko Widodo didampingi jajarannya, yaitu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta hadir pula Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan jalan tol Pasuruan - Probolinggo seksi I, II, III, di gerbang pintu tol Probolinggo Timur, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim berharap segera ada investor atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bersedia merealisasikan sejumlah rencana pembangunan ruas jalan tol di Jawa Timur.

Kepala Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Gatot Sulistyo Hadi mengungkapkan saat ini salah satu ruas jalan tol yang paling mendesak untuk segera direalisasikan adalah Tol Probolinggo-Lumajang (Probolajang) sepanjang 28 Km.

Gatot menjelaskan untuk tol Probolajang kebutuhannya sangat mendesak karena ruas jalan arteri yang sangat sempit yaitu 7 meter.

Sehingga walaupun volume kendaraan tidak padat sekalipun akan sangat rawan kemacetan.

"Beda dengan Purwosari-Malang, macet tapi tetap bisa jalan sedikit-sedikit, itu macetnya karena volume kendaraan yang memang padat, beda dengan Probolinggo-Lumajang yang memang jalannya cuma 7 meter jadi kalau ada truk 1 macet ya sudah berhenti," ucap Gatot, Rabu (30/10/2019).

Heboh Water Barrier di Tol Malang-Pandaan Mendadak Bergerak Sendiri, Lagi Viral di Media Sosial

PJR Ditlantas Polda Jatim Gelar Penertiban Muatan Truk di Rest Area Jalan Tol Sidoarjo

Untuk itu Gatot berharap pemerintah pusat segera mendapatkan investor untuk membangunnya.

Sebelumnya, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga sempat menyatakan bahwa ada sejumlah investor swasta yang berminat untuk membangun Tol Probolinggo-Lumajang.

"Feasibility study-nya sudah dari pihak swasta yang melaksanakan. Biasanya secara finansial akan lebih menguntungkan, baik dari pembangunan, pembiayaan, dan dalam konteks fase waktu akan lebih cepat," ucap Thoriqul Haq, Kamis (3/10/2019).

Mengetahui hal tersebut, Gatot mengatakan jika ada pihak swasta yang bersedia menjadi investor tidak menjadi masalah.

"Kita berikan informasi dengan LHR (Lalu Lintas Harian Rata-Rata) sekian bersedia tidak, panjangnya sekian, dan konsensi nya sekian. Kalau ada dari pihak swasta bersedia tidak apa-apa," kata Gatot.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved