PENGAKUAN Ibu Pelaku Begal Sadis Surabaya Saat Divonis 15 Tahun, Sebut Anaknya Hanya Diajak Teman

PENGAKUAN Ibu Pelaku Begal Sadis Surabaya Saat Divonis 15 Tahun, Sebut Anaknya Hanya Diajak Teman.

PENGAKUAN Ibu Pelaku Begal Sadis Surabaya Saat Divonis 15 Tahun, Sebut Anaknya Hanya Diajak Teman
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Ariyanto saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (5/11/2019). Dirinya divonis 15 tahun penjara 

PENGAKUAN Ibu Pelaku Begal Sadis Surabaya Saat Divonis 15 Tahun, Sebut Anaknya Hanya Diajak Teman

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Miyanti ibu dari terdakwa Ariyanto hanya bisa pasrah atas vonis 15 tahun yang diterima anaknya tersebut.

Dia terisak sejak diketuknya palu vonis hingga selesai sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, (4/11/2019).  

Dia mengaku bahwa anaknya bukan seorang pelaku begal. "Anakku tidak bersalah, waktu itu ia hendak menjemput pacarnya. Ndak taunya diajak temannya untuk begal," ujar Miyanti sembari mengusap tangisnya. 

Tangis Pasrah Ibu Terdakwa Begal Sadis Surabaya, Terisak Dengar Hasil Vonis, Anakku Tidak Bersalah

Gojek Apresiasi Polres Pasuruan yang Tangkap Cepat Pelaku Pembegalan Mitra GoCar

Minim Petunjuk Buru Begal di Kalianak Surabaya, Polisi Mengaku Minta Pemkot Pasang CCTV

Terdakwa anak keempat dari lima saudara ini kesehariannya mengamen di daerah pasar loak, Demak itu divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim. 

Sementara itu, Pengacara begal sadis di Kalianak, Emil menyebutkan, terdakwa Ariyanto terbukti melanggar pasal Pasal 365 Ayat (2) Ke-1, Ke-2 KUHP dan Ayat (3) KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

"Itu bukan pasal biasa karena disertai ancaman sehingga menyebabkan kematian. Alasan menerimanya karena sesuai. Karena maksimal hukumannya mati," terangnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved