Korsleting Listrik di Kamar, Tiga Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 80 Juta

Korsleting Listrik di Kamar, Tiga Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 80 Juta.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas Damkar memadamkan api yang membakar tiga rumah di Dusun Kawung, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, terbakar, Rabu (6/11/2019), 

Korsleting Listrik di Kamar, Tiga Rumah di Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 80 Juta

TRIBUNBOJONEGORO.COM, KEPOHBARU - Tiga rumah di Dusun Kawung, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro terbakar, Rabu (6/11/2019), sekitar pukul 08.00 WIB.

Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Sholikah (55), Moch Supri (55) dan Maftukin (50).

Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Sukirno mengatakan, kebakaran bermula dari korsleting listrik kamar Sholikah hingga membakar seluruh bangunan.

Dua Kades di Bojonegoro Tertangkap Korupsi, Negara Rugi Rp 1 Miliar Lebih Uang Dana Desa

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Bojonegoro, Puluhan Rumah Rusak dan Ambruk

Jalan Sehat Bersama Warga Bojonegoro, Gubernur Khofifah Imbau Generasi Muda Jauhi Narkoba

Api yang terus membesar selanjutnya merembet ke dapur rumah milik Moch Supri dan Maftukin.

"Ya karena korsleting listrik dari rumah Sholikah, lalu merembet dua rumah tetangga. Kita menerima laporan pukul 08.31 WIB, tiba di lokasi pukul 08.43 WIB, pemadaman selesai pukul 10.40 WIB," Ujarnya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, dari kebakaran tersebut rumah Sholikah bermaterial kayu ukuran 15x9 meter ludes terbakar beserta isinya, hingga mengalami kerugian Rp 60 juta.

Sedangkan rumah Moch Supri berkurang 5x8 meter dan rumah Maftukin berukuran 8x9 meter terbakar 20 persen, hingga menyebabkan kerugian masing-masing Rp 10 juta.

"Yang ludes rumah pertama, rumah kedua dan tiga terbakar bagian dapur, kerugian total mencapai Rp 80 juta," Terangnya.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pemadaman api dengan mengerahkan dua unit mobil damkar dan enam personil.

Meski terdapat kerugian puluhan juta, namun amukan si jago merah itu tidak sampai menelan korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi. Kita mengimbau masyarakat untuk hati-hati saat melakukan aktivitas yang bisa berpotensi menyebabkan kebakaran," Pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved