Dua Kades di Bojonegoro Tertangkap Korupsi, Negara Rugi Rp 1 Miliar Lebih Uang Dana Desa

Kepala Desa di Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro kini jadi tahanan Polres Bojonegoro akibat diduga menilap Dana Desa tahun 2018

SURYA/M SUDARSONO
Dua Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro, (Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Saikul Alim; dan Kepala Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Haris Aburyant) diciduk petugas Satreskrim Polres setempat akibat dugaan korupsi dana desa 2018 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Dua Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro diciduk petugas Satreskrim Polres setempat.

Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Saikul Alim dan Kepala Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Haris Aburyant.

Keduanya diduga telah melakukan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). 

Keduanya pun kini telah mendekam di Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

(Dugaan Pemotongan Gaji Pegawai di Dinas Kesehatan Gresik, Pakar Hukum: Bisa Jadi Korupsi)

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly mengatakan, Kades Sumberejo ini diduga menyalahgunakan APBDes tahun anggaran 2018 hingga negara rugi Rp 551.059.556.

Dari jumlah anggaran pembangunan fisik senilai Rp 723.368.216 yang bisa dipertanggung jawabkan sesuai fakta yaitu hanya Rp 172.308.660.

"Sisanya senilai Rp 551.059.556 merupakan selisih yang merugikan negara," Ujar AKBP Ary Fadly, Selasa (4/11/2019).

Ada juga Kades Glagahwangi yang melakukan korupsi atas pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2018.

Dari hasil hitung yang dilakukan inspektorat per 9 september 2019, terdapat kerugian sebesar Rp 601.921.785. Rinciannya:

- Anggaran bidang pemberdayaan masyarakat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan senilai Rp 49.489.255.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved