Pria Sidoarjo Nyaru Jadi Dukun, Iming-iming Rp 11 M Simpan Koper di Rumah, Uang Rp 76,5 Juta Amblas

Pria Sidoarjo Nyaru Jadi Dukun, Iming-iming Rp 11 M Simpan Koper di Rumah, Uang Rp 76,5 Juta Amblas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
Tersangka beserta barang buktinya saat ditanya oleh Kapolsek Sedati, AKP Inggal Widya Perdana. 

Pria Sidoarjo Nyaru Jadi Dukun, Iming-iming Rp 11 M Simpan Koper di Rumah, Uang Rp 76,5 Juta Amblas

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Zainul Arifin (51), warga Pedemonegoro RT 03 RW 01, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo terpaksa berurusan dengan unit Reskrim Polsek Sedati.

Kapolsek Sedati AKP Inggal Widya Perdana mengatakan awal mulanya tersangka mendatangi rumah korban yaitu Suprapto (47) yang tinggal di Pepe Indah RT 1 RW 6, Kec. Sedati, Sidoarjo.

Warga Sukodono Sidoarjo Minta Tower Seluler Dibongkar

Percobaan Penculikan Siswi Madrasah Sidoarjo, Pelaku Diduga Lebih Dari Satu, Bawa Motor dan Mobil

Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Diculik Alami Trauma, Izin Absen ke Sekolah Hari Ini

"Tersangka ini dulu pernah kerja di tempat korban. Setelah itu keluar dan hampir lima tahun tak pernah bertemu. Kemudian setelah bertemu kembali, tersangka menawarkan kepada korban uang hibah sebesar Rp 11 miliar untuk disalurkan kepada anak yatim piatu," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (6/11/2019).

Untuk bisa mencairkan uang Rp 11 miliar itu, korban dimintai uang oleh pelaku yang menyamar jadi dukun, dengan alasan untuk syarat membeli minyak serta perlengkapan yang dibutuhkan.

Seperti terhipnotis, korban sendiri tanpa sadar beberapa kali mentransfer uang kepada tersangka hingga mencapai nominal Rp 76,5 juta.

"Lalu korban diberikan tiga buah koper agar disimpan baik baik. Dirinya meminta agar koper tersebut jangan dibuka hingga ada perintah dari seorang kakek," tambahnya.

Korban pun kemudian tak berani membuka koper itu, namun lama kelamaan korban curiga dengan isi kopernya.

"Apalagi si tersangka tak pernah ada kejelasan untuk membuka koper, akhirnya dengan memberanikan diri korban kemudian membuka koper," terangnya.

Alangkah kaget korban, ternyata bukannya uang Rp 11 miliar di dalam koper melainkan tumpukan kertas HVS dan buku tulis.

Korban yang merasa telah tertipu kemudian melaporkan kejadian itu kepada Mapolsek Sedati.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi pun langsung bertindak cepat dan menangkap tersangka.

"Tersangka sendiri kita jerat pasal 378 dan pasal 372 KUHP. Dengan ancaman pidana empat tahun penjara," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved